Jurnal Multidisiplin Indonesia https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp <center> <div style="box-sizing: border-box; -webkit-font-smoothing: antialiased; color: #4b566b; font-family: Montserrat, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"> <p align="justify"><strong>Jurnal Multidisiplin Indonesia </strong>is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to multidiciplinary fields. The journal is published Monthly by Riviera Publishing.</p> <p><strong>Jurnal Multidisiplin Indonesia</strong> publishes research articles in multidisciplinary sciences, which includes: Humanities and Social Sciences, Contemporary Political Science, Educational Sciences, Religious Sciences and Philosophy, Economics, Management, Engineering sciences, Health sciences, Medical Sciences, Design Arts Sciences, and Media. Published articles are from critical and comprehensive research, studies, or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.</p> <p><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Name</strong>: <strong>Jurnal Multidisiplin Indonesia</strong><br /><strong>E-ISSN </strong>: <strong><a class="font-weight-bold" href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20220913331403215">2964-9048</a></strong><br /><strong>P-ISSN </strong>: <strong><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20220913061558615" target="_blank" rel="noopener">2963-2900</a></strong><br /><strong>DOI : <a href="https://search.crossref.org/?q=2810-062X&amp;from_ui=yes">https://doi.org/10.58344</a></strong><br /><strong>Period </strong>: <strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bold; -webkit-font-smoothing: antialiased;">12 issue per year (monthly)</strong><br /><strong>Indexing and Abstracting </strong>: <strong><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1451045">Dimension</a></strong>, <strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=VbSzPTcAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=2">Google Scholar</a></strong> , <strong><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/34919">Garuda</a></strong> , <strong><a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125219&amp;lang=en">Copernicus Hijau</a>,</strong> <strong><a href="https://drive.google.com/file/d/100aG1SATDS9Smop_omQQE7xZH8cXYmp5/view">Sinta 4</a></strong><strong><br /></strong><strong>Publication Guidelines : </strong> <a href="https://publicationethics.org/guidance/Guidelines" target="_blank" rel="noopener">COPE Guidelines</a><strong><br /></strong></span><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Publisher </strong>: Riviera Publishing<br /><strong>Society/ Institution:</strong> </span><strong><img src="https://jmi.rivierapublishing.id/public/site/images/admin/citescore-jmi-2.png" alt="" width="1265" height="306" /></strong></p> </div> </center> <p> </p> Riviera Publishing en-US Jurnal Multidisiplin Indonesia 2964-9048 The Authenticity Crisis: A Systematic Review of Trust Erosion in Human vs. AI Influencers https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2815 <p>The rapid integration of Artificial Intelligence into social media has disrupted the digital marketing environment, creating an authenticity crisis that affects both human and AI influencers as audiences struggle to distinguish genuine engagement from manufactured content. This study aims to synthesize the drivers of trust erosion and compare the perception of authenticity between Human and AI influencers, ultimately proposing a framework for their coexistence within contemporary marketing practice. Utilizing a Systematic Literature Review following the PRISMA 2020 guidelines, this research analyzed a final dataset of 31 articles sourced from the Scopus database and published between 2020 and 2026. The findings reveal a dual trust challenge: human influencers lose credibility through hyper-commercialization and deceptive engagement metrics, while AI influencers face scepticism due to the uncanny valley effect and the hidden motives of their creators. Consequently, the concept of authenticity is bifurcating; human influencers are expected to demonstrate emotional authenticity through real and unscripted moments, whereas AI influencers are valued for functional authenticity, characterized by consistency, reliability, and rationality in the information they provide. These findings suggest that authenticity should no longer be treated as a single, universal standard but rather as a construct that varies according to influencer type. Marketers must therefore adapt to this new environment by ensuring full transparency regarding sponsorships and AI usage, and by strategically deploying each influencer type for distinct purposes: human influencers to build deep emotional connections with audiences, and AI influencers to achieve broad reach and disseminate product information efficiently and consistently at scale.</p> Tjio Mitchello Evan Renita Kristiani Maria Risya Maharani Copyright (c) 2026 Tjio Mitchello Evan, Renita Kristiani , Maria Risya Maharani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 8 1401 1412 10.58344/jmi.v5i8.2815 Analisis Sistem Pemasaran Usaha Ternak Kambing (Studi Kasus Adong Farm Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa) https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2844 <p>Usaha ternak kambing memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena permintaan daging kambing untuk konsumsi dan kegiatan keagamaan terus meningkat. Namun, efektivitas pemasaran menjadi faktor kunci dalam menentukan keuntungan yang diterima peternak, terutama pada usaha skala kecil menengah seperti Adong Farm. Penelitian ini menganalisis sistem pemasaran ternak kambing di Adong Farm, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, dengan fokus pada saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi distribusi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui wawancara dan kuesioner terhadap 20 responden yang terdiri dari peternak, pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer.. Hasil dari penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai saluran Pemasaran kambing di tingkat usaha kecil menengah di Kabupaten Sumbawa. Pada penelitian ini analisis margin pemasaran sebesar Rp. 700.000/ ekor dan analisis efisiensi pemasaran sebesar 68,18 % nilai ini menunjukkan bahwa peternak menerima sekitar 68,18% dari harga yang dibayarkan konsumen sehingga termasuk dalam katagori efisien. Berdasarkan hasil pembahasan secara keseluruhan system pemasaran ternak kambing di Adong farm menunjukkan kinerja yang cukup baik. Saluran pemmasaran yang digunakan cukup beragam, margin pemasaran masuh dalam batas wajar, serta efisiensi pemasasran tergolong baik.</p> Atmam Arbi Pina Cecep Budiman Sudirman Sudirman Asrul Hamdani Ahmad Yani Copyright (c) 2026 Atmam Arbi Pina, Cecep Budiman , Sudirman Sudirman , Asrul Hamdani , Ahmad Yani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-15 2026-08-15 5 8 1425 1431 10.58344/jmi.v5i8.2844 Seleksi dan Karakterisasi Isolat Bakteri Termofilik Penghasil Biosurfaktan Dari Minyak Bumi Untuk Pengembangan Teknologi Microbial Enhanced Oil Recovery https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2853 <p>Peningkatan perolehan minyak bumi dari sumur tua menjadi salah satu tantangan dalam industri perminyakan karena sebagian cadangan minyak masih tertinggal di dalam reservoir setelah proses produksi konvensional. Metode konvensional hanya mampu mengambil sekitar sepertiga dari cadangan minyak awal, sehingga diperlukan teknologi alternatif untuk mengambil sisa minyak terperangkap. Salah satu teknologi alternatif yang dikembangkan adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme penghasil biosurfaktan. Biosurfaktan memiliki keunggulan dibandingkan surfaktan kimia karena bersifat biodegradable, tidak toksik, dan stabil pada kondisi reservoir ekstrem. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan isolat bakteri termofilik dari minyak bumi sumur tua dalam menghasilkan biosurfaktan serta mengidentifikasi karakteristik isolat berdasarkan sifat morfologi dan fisiologinya. Penelitian dilakukan melalui tahap seleksi isolat menggunakan uji aktivitas hemolitik pada medium agar darah, kemudian dilanjutkan dengan karakterisasi morfologi koloni, morfologi sel, pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, serta uji fisiologis dan biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 isolat bakteri termofilik yang diuji, sebanyak 16 isolat menunjukkan potensi sebagai penghasil biosurfaktan berdasarkan terbentuknya zona bening pada medium agar darah. Setelah dilakukan karakterisasi lebih lanjut, diperoleh 11 isolat berbeda yang memiliki karakteristik potensial untuk diaplikasikan dalam teknologi MEOR. Isolat tersebut mampu beradaptasi pada kondisi termofilik dan menghasilkan biosurfaktan yang berperan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air sehingga berpotensi meningkatkan perolehan minyak bumi dari reservoir tua. Hasil identifikasi menunjukkan isolat-isolat tersebut termasuk dalam genus Bacillus, Enterobacter, Citrobacter, dan Syntrophococcus, yang telah diketahui memiliki kemampuan menghasilkan biosurfaktan. Penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai potensi bakteri indigenous sebagai agen biologis dalam pengembangan teknologi peningkatan produksi minyak yang lebih ramah lingkungan.</p> Rica Denis Ari Femi Agustiya Copyright (c) 2026 Rica Denis, Ari Femi Agustiya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 8 1383 1400 10.58344/jmi.v5i8.2853 Destroyed Lung Akibat Keterlambatan Diagnosis Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2850 <p>Tuberkulosis (TB) paru dengan keterlambatan diagnosis pada usia produktif dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk menyoroti dampak klinis keterlambatan diagnosis TB paru yang berkembang menjadi destroyed lung pada pasien usia muda, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan tersebut. Penelitian ini merupakan studi laporan kasus (case report) dengan pendekatan deskriptif-naratif pada seorang laki-laki usia 26 tahun yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak November 2024 hingga Mei 2025. Data diperoleh secara retrospektif melalui penelusuran rekam medis. Pasien datang dengan keluhan sesak napas progresif dan batuk kronik selama satu tahun, dengan riwayat penolakan pemeriksaan dahak di layanan primer. Pemeriksaan menunjukkan efusi pleura kiri (kadar ADA 62 U/L) dan hasil TCM sputum MTB detected high tanpa resistensi rifampisin. Komplikasi berkembang menjadi hidropneumotoraks yang memerlukan pemasangan chest tube, dengan gambaran CT scan menunjukkan kerusakan parenkim paru yang luas (destroyed lung). Setelah menjalani enam bulan pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT), pasien dinyatakan sembuh secara mikrobiologis (BTA negatif), namun masih mengalami gangguan fungsi paru obstruksi dan restriksi sedang serta gangguan difusi sedang yang menetap. Keterlambatan diagnosis TB, yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran pasien, stigma sosial, dan keterbatasan deteksi dini, berkontribusi pada komplikasi ireversibel seperti destroyed lung. Deteksi dini dan penguatan sistem skrining sangat penting untuk mencegah kerusakan paru permanen, terutama pada kelompok usia produktif seperti pasien ini. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis komunitas dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan di fasilitas primer guna mengurangi angka keterlambatan diagnosis TB di Indonesia.</p> Rendy Hendrawinata A Dewi wahyu fitrina Irvan Medison Dessy Mizarty Copyright (c) 2026 Rendy Hendrawinata A, Dewi wahyu fitrina https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 8 1345 1366 10.58344/jmi.v5i8.2850 Evaluation of the Effectiveness of Irrigation Water Distribution in Range Weir Irrigation Areas Using the Water Balance Method https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2871 <p>Irrigation systems play an essential role in supporting agricultural productivity and food security, particularly in areas where water availability is influenced by seasonal variability and infrastructure conditions. The Rentang Irrigation Area in West Java is one of the largest irrigation systems in Indonesia and contributes significantly to rice production; however, challenges related to uneven water distribution, water losses, and fluctuating water availability affect irrigation performance. This study aims to evaluate the effectiveness of irrigation water distribution in the Rentang Weir Irrigation Area using the Water Balance method. The research employed a quantitative evaluative approach by analyzing irrigation water availability and demand. Data collected included river discharge, rainfall, climatological parameters, cropping patterns, and irrigation network conditions. Water availability was determined using dependable discharge analysis, while irrigation water requirements were calculated based on the FAO-56 Penman–Monteith method and Indonesian Irrigation Planning Standard (KP-01). The results indicate that water availability varies significantly according to seasonal conditions, with water surpluses occurring during the rainy season and deficits appearing during the dry season. The effectiveness of water distribution is influenced by the balance between supply and demand, irrigation network conditions, and water losses caused by seepage, evaporation, leakage, and sedimentation. The Water Balance method provides an effective evaluation framework for assessing irrigation performance and supporting sustainable water resource management. This study recommends optimizing planting patterns and improving irrigation operation and maintenance to enhance water distribution efficiency in the Rentang Irrigation Area</p> M.Fahmi Husein Awliya Tribhuawana Copyright (c) 2026 M.Fahmi Husein, Awliya Tribhuawana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-12 2026-08-12 5 8 1334 1344 10.58344/jmi.v5i8.2871 From Couple Goals to Romantic Expectations: A Qualitative Content Analysis of TikTok Comments https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2878 <p>TikTok has become a significant digital platform where romantic relationship representations are produced, consumed, and negotiated among young users. Relationship-themed content, particularly couple goals, often presents idealized portrayals of romance that may influence users’ perceptions, expectations, and interpretations of real-life relationships. This study aims to examine how ideal romantic relationship standards are constructed through TikTok user comments and to explore how social comparison processes emerge within digital interactions. This research employed a qualitative approach using qualitative content analysis. Data were collected from 20 TikTok videos related to couple goals and healthy relationships uploaded between 2024 and 2026, resulting in the analysis of 200 highly engaged user comments selected through purposive sampling. Data were analyzed through inductive thematic analysis using Cultivation Theory and Social Comparison Theory as analytical frameworks. The findings reveal five major themes: the idealization of romantic relationships as emotional standards, upward social comparison, humor and irony as emotional coping mechanisms, critical negotiation of romanticized relationships, and the normalization of healthy relationships as aspirations among younger generations. The results indicate that TikTok functions not only as an entertainment medium but also as an affective digital space where romantic expectations are collectively constructed, reinforced, and challenged. This study concludes that algorithm-driven exposure and user participation contribute to shaping contemporary romantic norms, while also encouraging critical reflection on unrealistic relationship expectations in digital culture.</p> Novita Natarina Tiara Septia Utami Copyright (c) 2026 Novita Natarina, Tiara Septia Utami https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-15 2026-08-15 5 8 1413 1424 10.58344/jmi.v5i8.2878 Exploring the Role of English Movies in Language Learning: Senior High School Students' Perceptions https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2882 <p>English proficiency has become an essential skill in the 21st century, necessitating effective learning strategies that provide meaningful exposure to authentic language use. Conventional learning methods based primarily on textbooks may not always provide sufficient opportunities for students to experience natural communication contexts. English-language movies, as authentic audiovisual media, offer potential support for language learning by presenting real conversations, pronunciation, vocabulary, cultural expressions, and communication situations. This study aims to explore senior high school students' perceptions of the role of English-language movies in English learning, including the benefits gained, challenges encountered, and students' views regarding their use as a learning medium. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The participants were six 10th-grade students from a senior high school in Indonesia, selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion verification. The findings reveal that English-language movies contribute to vocabulary development, listening comprehension, pronunciation improvement, speaking confidence, and increased learning motivation. However, students experienced difficulties related to fast-paced dialogue, accent variation, idioms, slang, and cultural references. To overcome these challenges, students utilized subtitles, replayed scenes, consulted dictionaries, and sought additional explanations. In conclusion, English-language movies are perceived as an effective supplementary medium for English learning, as they provide authentic language exposure and encourage more engaging and independent learning experiences</p> Ni Putu Wulan Dewayanti Luh Putu Artini I Putu Indra Kusuma Copyright (c) 2026 Ni Putu Wulan Dewayanti, Luh Putu Artini , I Putu Indra Kusuma https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-08 2026-08-08 5 8 1322 1333 10.58344/jmi.v5i8.2882 Filsafat Hukum dan Filsafat Hukum Islam - Daa107 https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2852 <p>Ketidakpastian hukum yang dihadapi dokter dalam tindakan medis darurat di Indonesia, sebagaimana tercermin dalam inkonsistensi antara Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 365 K/Pid/2012 dan Putusan Peninjauan Kembali Nomor 79 PK/Pid/2013, menimbulkan urgensi untuk mengkaji secara filosofis perlunya hak imunitas hukum bagi dokter melalui penerapan Good Samaritan Law. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi hak imunitas tersebut dengan menggunakan dua kerangka filsafat hukum sekaligus, yang dipandang saling melengkapi mengingat karakter sistem hukum Indonesia yang plural dan berakar pada berbagai tradisi pemikiran, yaitu filsafat hukum Barat, melalui teori keadilan John Rawls, teori utilitarianisme Jeremy Bentham, dan teori tujuan hukum Gustav Radbruch yang menekankan keseimbangan antara kepastian, kemanfaatan, dan keadilan, serta filsafat hukum Islam, melalui konsep maqashid syariah, khususnya hifz an-nafs (perlindungan jiwa) sebagai salah satu tujuan primer syariat, dan kaidah fikih al-darurat tubih al-mahzurat (kondisi darurat membolehkan yang dilarang) serta al-dharar yuzal (bahaya harus dihilangkan). Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan filosofis (philosophical approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), yang menelaah bahan hukum primer, sekunder, dan literatur filsafat hukum secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hak imunitas dokter dalam tindakan darurat memiliki landasan filosofis yang kuat baik dari perspektif Barat maupun Islam, di mana keduanya secara konsisten menempatkan perlindungan nyawa dan keselamatan pasien sebagai nilai tertinggi yang harus diutamakan atas risiko hukum bagi penolong. Kedua kerangka tersebut, alih-alih bertentangan, justru saling memperkuat argumentasi bagi rekonstruksi regulasi yang berorientasi pada kepastian hukum sekaligus keadilan substantif bagi dokter di Indonesia, sekaligus menjadi dasar bagi perumusan kebijakan yang lebih protektif terhadap tenaga medis.</p> Edwin Darmawansyah Rahmat Syafii Nandang Sambas Panji Alam Copyright (c) 2026 Edwin Darmawansyah, Rahmat Syafii , Nandang Sambas , Panji Alam https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 8 1367 1382 10.58344/jmi.v5i8.2852 Kedaulatan Kekayaan Intelektual: Zonasi Pusat Riset Berbasis Keunggulan Wilayah Sebagai Jalan Keluar Indonesia Dari Kutukan Sumber Daya Alam https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2873 <p>Indonesia menghadapi paradoks pembangunan, yaitu memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah tetapi masih mengalami keterbatasan dalam menghasilkan dan mengomersialisasikan kekayaan intelektual berbasis inovasi. Ketergantungan terhadap sektor ekstraktif menyebabkan nilai tambah ekonomi dari berbagai komoditas strategis lebih banyak dikendalikan melalui teknologi dan paten negara lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor struktural yang menyebabkan lemahnya kedaulatan kekayaan intelektual Indonesia serta merumuskan desain kelembagaan riset berbasis keunggulan wilayah sebagai strategi transformasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, historis, dan komparatif. Data penelitian diperoleh melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, serta data sekunder dari lembaga resmi seperti World Intellectual Property Organization (WIPO), UNESCO Institute for Statistics, Badan Pusat Statistik, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan Indonesia dalam pengembangan kekayaan intelektual tidak semata-mata disebabkan oleh rendahnya kapasitas inovasi, tetapi dipengaruhi oleh kelemahan desain hukum, rendahnya pembiayaan riset, sentralisasi kelembagaan penelitian, serta lemahnya mekanisme alih teknologi. Penelitian ini menawarkan konsep Zonasi Riset Berbasis Keunggulan Wilayah (ZRKW) melalui pembentukan pusat riset otonom yang disesuaikan dengan karakteristik biogeografis setiap wilayah dan didukung sistem pendanaan multipihak. Kesimpulannya, penguatan hukum kekayaan intelektual perlu diarahkan sebagai instrumen pembangunan strategis untuk mengubah ketergantungan terhadap sumber daya alam menjadi ekonomi berbasis inovasi, meningkatkan daya saing nasional, serta memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.</p> Abd Thalib Iwan Kadly Nina Nurniasih Copyright (c) 2026 Abd Thalib, Iwan Kadly , Nina Nurniasih https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1215 1233 10.58344/jmi.v5i8.2873 Faktor-Faktor Budaya Kerja yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan di Perguruan Tinggi: Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi Swasta di Tangerang Selatan, Indonesia https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2877 <p>aya kerja merupakan salah satu faktor strategis yang menentukan keberhasilan organisasi, termasuk pada institusi pendidikan tinggi yang menghadapi tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Perguruan tinggi swasta (PTS) memiliki tantangan khusus dalam membangun lingkungan kerja yang mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor-faktor budaya kerja yang meliputi budaya penghargaan dan kompensasi, budaya pelatihan dan pengembangan, budaya kepemimpinan, serta budaya manajemen konflik terhadap kinerja karyawan pada perguruan tinggi swasta di Tangerang Selatan, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 64 responden yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kepemimpinan dan budaya manajemen konflik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya manajemen konflik menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan, sedangkan budaya penghargaan dan kompensasi serta pelatihan dan pengembangan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penciptaan lingkungan kerja yang kondusif melalui kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang baik, serta mekanisme penyelesaian konflik yang jelas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan PTS. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola perguruan tinggi untuk memperkuat budaya organisasi sebagai strategi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan institusi.</p> Linda Theresia Annuridya R. P. O Edward S. P. Afina P. Sarita Premana Copyright (c) 2026 Linda Theresia, Annuridya R. P. O , Edward S. P. , Afina P. , Sarita Premana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1234 1248 10.58344/jmi.v5i8.2877 Preferensi Konsumen Terhadap Produk Manisan Mangga Kering Pada Usaha Dagang Kenanga Mandiri Kabupaten Indramayu https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2880 <p>Perkembangan industri pangan olahan berbasis hortikultura mendorong peningkatan nilai tambah komoditas mangga, khususnya melalui pengolahan menjadi produk manisan mangga kering yang memiliki daya simpan lebih panjang. Kabupaten Indramayu sebagai salah satu sentra produksi mangga di Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan mangga, namun keberhasilan pemasaran produk sangat bergantung pada pemahaman terhadap preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut produk yang menjadi preferensi konsumen serta menentukan atribut yang paling dipertimbangkan dalam keputusan pembelian manisan mangga kering pada Usaha Dagang Kenanga Mandiri Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode conjoint analysis untuk mengukur tingkat kepentingan atribut dan nilai kegunaan setiap kombinasi atribut produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi produk yang paling disukai konsumen adalah manisan mangga kering dengan legalitas P-IRT dan halal, rasa manis, tekstur kenyal, harga Rp18.000, serta kemasan menarik. Atribut dengan tingkat kepentingan tertinggi adalah harga (27,99%), diikuti legalitas (25,47%), rasa (21,64%), tekstur (13,81%), dan kemasan (11,07%). Kesimpulannya, konsumen mempertimbangkan keseimbangan antara harga, keamanan produk, dan kualitas sensori dalam memilih manisan mangga kering. Temuan ini dapat menjadi dasar strategi pengembangan produk dan pemasaran bagi pelaku usaha.</p> Ifah Muzdalifah Supriyadi Supriyadi Teguh Iman Santoso Wily Andani Karto Karto Copyright (c) 2026 Ifah Muzdalifah, Supriyadi Supriyadi, Teguh Iman Santoso, Wily Andani, Karto Karto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1249 1263 10.58344/jmi.v5i8.2880 Perbandingan Penggunaan Obat Metildopa dan Kombinasi Metildopa-Nifedipin terhadap Tekanan Darah Pasien Preeklamsia Berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2881 <p>Preeklamsia berat merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Pengendalian tekanan darah menjadi bagian penting dalam tata laksana preeklamsia untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Metildopa dan kombinasi metildopa dengan nifedipin merupakan terapi antihipertensi yang sering digunakan pada ibu hamil dengan preeklamsia berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas penggunaan metildopa tunggal dan kombinasi metildopa dengan nifedipin terhadap penurunan tekanan darah pasien preeklamsia berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan desain retrospektif komparatif melalui penelusuran data rekam medis pasien periode Januari 2024–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 70 pasien yang terbagi menjadi kelompok terapi metildopa tunggal dan kombinasi metildopa dengan nifedipin masing-masing sebanyak 35 pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>paired t-test</em> dan <em>One-Way ANOVA</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok terapi mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan dengan nilai signifikansi &lt;0,001. Rata-rata penurunan tekanan sistolik berkisar antara 29,91–40,05 mmHg dan diastolik 16,96–22,50 mmHg. Namun, hasil uji <em>One-Way ANOVA</em> menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antar kelompok terapi (p&gt;0,05). Kesimpulannya, metildopa tunggal maupun kombinasi metildopa dengan nifedipin memiliki efektivitas yang setara dalam menurunkan tekanan darah pasien preeklamsia berat, sehingga pemilihan terapi dapat disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.</p> Wulanda Syahputri Lola Azyenela Zulkarni Zulkarni Copyright (c) 2026 Wulanda Syahputri, Lola Azyenela , Zulkarni Zulkarni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1264 1276 10.58344/jmi.v5i8.2881 Efektivitas Pendekatan Deep Learning dalam Proses Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas X di SMA Negeri 6 Luwu https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2818 <p>Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut proses pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, serta keterlibatan aktif peserta didik. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila masih sering menghadapi kendala berupa dominasi metode konvensional yang menyebabkan siswa kurang mampu menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata sehingga berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan deep learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 6 Luwu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed Ranks Test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan pendekatan deep learning. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69,75 pada pretest menjadi 91,25 pada posttest, dengan tingkat ketuntasan meningkat dari 45% menjadi 95%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p &lt; 0,001, serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,731 yang termasuk kategori tinggi. Penerapan elemen mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pendekatan deep learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas X SMA Negeri 6 Luwu.</p> Aviva A. Malluru Sunarni Yassa Megawati Copyright (c) 2026 Aviva A. Malluru, Sunarni Yassa , Megawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1292 1312 10.58344/jmi.v5i8.2818 Pemanfaatan Smart TV dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 6 Palopo https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2817 <p>Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong sekolah untuk memanfaatkan berbagai media pembelajaran inovatif guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Salah satu teknologi yang mulai digunakan adalah Smart TV yang mampu mengintegrasikan unsur audio, visual, dan konektivitas digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Smart TV dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila serta mengkaji perannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 6 Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Smart TV dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penggunaan Smart TV membantu guru menyampaikan materi melalui video, gambar, dan presentasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, penggunaan Smart TV berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang ditinjau dari aspek perilaku pendidik, perilaku belajar siswa, kesesuaian materi dan media, iklim pembelajaran, serta sistem pembelajaran. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Smart TV menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun masih diperlukan optimalisasi fasilitas dan kompetensi guru dalam pemanfaatannya.</p> Umi Aida Sunarni Yassa Megawati Megawati Copyright (c) 2026 Umi Aida, Sunarni Yassa , Megawati Megawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1277 1291 10.58344/jmi.v5i8.2817 Rancang Bangun Aplikasi Panduan Budidaya Tebu Berbasis Android https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/2888 <p>Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas pertanian strategis yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gula nasional. Namun, proses budidaya tebu masih banyak dilakukan secara konvensional sehingga menyebabkan keterbatasan akses informasi, kurang optimalnya pengelolaan tanaman, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi panduan budidaya tebu berbasis Android yang dapat digunakan sebagai media edukasi, monitoring, dan konsultasi digital bagi petani maupun masyarakat umum. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan pendekatan kualitatif. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan Firebase sebagai layanan autentikasi dan penyimpanan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil menyediakan berbagai fitur utama, seperti informasi pemilihan lahan, irigasi, pemupukan, perawatan, hama, penyakit, gulma, sistem monitoring perkembangan tanaman, serta fitur konsultasi berbasis Artificial Intelligence (AI) chatbot. Pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang dirancang. Kesimpulan penelitian ini adalah aplikasi panduan budidaya tebu berbasis Android mampu menjadi solusi digital yang efektif dalam meningkatkan akses informasi, mendukung pengelolaan budidaya secara terstruktur, dan mendorong penerapan teknologi dalam sektor pertanian.</p> Agung Wibisono Arief Tri Arsanto Syarwani Syarwani Copyright (c) 2026 Agung Wibisono, Arief Tri Arsanto , Syarwani Syarwani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-07 2026-08-07 5 8 1313 1321 10.58344/jmi.v5i8.2888