Hubungan Aktivitas Enzim Cholinesterase dengan Jumlah Sel Neutrofil pada Petani Sayur yang Menggunakan Pestisida di Bakung Jaya Kota Jambi

Petani Pestisida enzim Cholinesterase neutrofil

Authors

October 3, 2026

Downloads

Paparan pestisida pada pekerja pertanian menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena kontak terus-menerus dengan bahan kimia dapat memengaruhi fungsi fisiologis tubuh, termasuk aktivitas enzim Cholinesterase dan respons sistem imun. Penurunan aktivitas enzim Cholinesterase merupakan salah satu indikator biologis paparan pestisida, sedangkan neutrofil berperan penting dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas enzim Cholinesterase dengan jumlah sel neutrofil pada petani sayur yang menggunakan pestisida di Bakung Jaya Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada Januari–April 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 petani sayur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah vena. Aktivitas enzim Cholinesterase diperiksa menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan jumlah sel neutrofil diperiksa menggunakan hematology analyzer. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas enzim Cholinesterase responden sebesar 7.279,10 U/L dan rata-rata jumlah sel neutrofil sebesar 58,92%. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas enzim Cholinesterase dengan jumlah sel neutrofil (r = -0,565; p = 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang.   Penurunan aktivitas enzim Cholinesterase berhubungan dengan peningkatan jumlah sel neutrofil pada petani yang terpapar pestisida. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan pestisida dapat memengaruhi respons enzimatik dan sistem imun pada pekerja pertanian.