Implementasi Pembelajaran Blended Learning Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Makanan Kontinental Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Pembelajaran Blended Learning Motivasi Hasil Belajar Pembuatan Makanan Kontinental

Authors

October 5, 2026

Downloads

Perkembangan teknologi informasi mendorong perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk pada pendidikan kejuruan yang membutuhkan strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Permasalahan dalam pembelajaran Pengolahan Makanan Kontinental di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan rendahnya motivasi belajar dan pencapaian hasil belajar siswa akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Blended Learning dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Makanan Kontinental. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral McTaggart yang terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas XI Tata Boga. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, tes, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Blended Learning berbasis Web Learning mampu meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa. Pada Siklus II, sebanyak 90% siswa berada pada kategori motivasi tinggi dan 92,5% siswa mencapai nilai ketuntasan minimal. Temuan ini menunjukkan bahwa Blended Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi praktik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Blended Learning memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa SMK.