Kemandirian Emosional Generasi Z dalam Pola Asuh Overprotektif

Generasi Z kemandirian emosional pola asuh overprotektif regulasi emosi fenomenologi

Authors

October 16, 2026

Downloads

Pola asuh overprotektif kerap dianggap sebagai bentuk kepedulian, tetapi kontrol yang berlebihan dapat membatasi perkembangan kemandirian emosional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman kemandirian emosional pada Generasi Z yang dibesarkan dalam keluarga dengan pola asuh overprotektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Lima partisipan berusia 15–30 tahun dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, pengodean, pengelompokan, dan identifikasi tema. Keabsahan temuan diperiksa melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan dua tema utama, yaitu keterbatasan kemandirian emosional dan bentuk kontrol dalam pola asuh overprotektif. Keterbatasan kemandirian emosional ditandai oleh reaktivitas emosional, keraguan dalam mengambil keputusan, kesulitan mengekspresikan perasaan, kecemasan sosial, dan kebutuhan terhadap kepastian dari pihak lain. Kontrol orang tua tampak melalui pembatasan pergaulan, pengawasan aktivitas, campur tangan dalam pilihan pendidikan, serta pembatasan ekspresi emosi. Temuan menunjukkan bahwa perlindungan yang berlebihan dapat mengurangi kesempatan individu untuk mengambil keputusan, menghadapi ketidakpastian, dan belajar dari konsekuensi yang wajar. Kemandirian emosional perlu dikembangkan melalui pendampingan keluarga yang tetap memberikan ruang otonomi secara bertahap.