Kebenaran Tidak Dapat Ditutupi Sebagaimana Rona Merah Matahari Menyala Dari Ufuk Timur dan Barat

Kebenaran Post-truth Aletheia Disonansi Kognitif Relasi Kuasa-Pengetahuan

Authors

October 5, 2026

Downloads

Kebenaran merupakan konsep fundamental dalam filsafat dan psikologi yang tidak hanya berkaitan dengan kesesuaian antara pernyataan dan realitas, tetapi juga dengan proses manusia dalam memahami, menyembunyikan, dan mengungkap realitas tersebut. Di era post-truth, kebenaran menghadapi berbagai tantangan berupa disinformasi, manipulasi wacana, serta resistensi psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kebenaran yang tidak dapat ditutupi melalui integrasi perspektif fenomenologi Martin Heidegger tentang aletheia, teori relasi kuasa-pengetahuan Michel Foucault, dan teori disonansi kognitif Leon Festinger. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh melalui kajian literatur terhadap artikel ilmiah yang relevan mengenai kebenaran, post-truth, relasi kuasa-pengetahuan, dan mekanisme psikologis manusia, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebenaran merupakan proses penyingkapan yang berlangsung secara dinamis. Perspektif Heidegger menjelaskan bahwa kebenaran memiliki kecenderungan ontologis untuk tersingkap, sementara Foucault menunjukkan bahwa proses tersebut dipengaruhi oleh relasi kuasa dan produksi pengetahuan. Dari sisi psikologis, disonansi kognitif menjelaskan bahwa upaya mempertahankan penyangkalan terhadap kebenaran tidak dapat berlangsung secara permanen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebenaran dapat mengalami penutupan sementara melalui faktor struktural maupun personal, tetapi pada akhirnya memiliki kecenderungan untuk terungkap melalui dinamika sosial, filosofis, dan psikologis.