Optimalisasi Sikap Ihsan dalam Mewujudkan Rumah Tangga Harmonis pada Jama’ah Masjid Abdillah Rabbani Residence
Downloads
Fenomena disharmoni rumah tangga di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, dengan angka perceraian nasional yang terus meningkat setiap tahun, sebagian besar disebabkan oleh krisis emosional dan spiritual, bukan semata tekanan ekonomi. Kajian terdahulu mengenai keharmonisan rumah tangga cenderung berfokus pada aspek hukum dan sosial, namun belum banyak menyentuh dimensi spiritualitas dan kesadaran batiniah, khususnya penerapan sikap ihsan dalam relasi suami istri. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, bentuk implementasi, dan dampak penerapan sikap ihsan dalam mewujudkan rumah tangga harmonis pada jama'ah Masjid Abdillah Rabbani Residence. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif interpretatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu jama'ah masjid yang telah berkeluarga, serta didukung oleh data dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ihsan berperan penting dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan rumah tangga, bukan hanya sebagai pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, tetapi sebagai bentuk kebaikan yang dilandasi keimanan dan kesadaran akan pengawasan Allah Ta'ala. Implementasinya terwujud dalam tiga bentuk utama: ihsan dalam komunikasi, ihsan dalam pelaksanaan peran dan tanggung jawab, serta ihsan dalam penyelesaian konflik. Penerapan sikap ihsan terbukti berdampak positif, yaitu menurunkan intensitas konflik, meningkatkan kualitas komunikasi, mempererat hubungan antaranggota keluarga, serta memperkuat kedekatan spiritual pasangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan hukum keluarga Islam dan kontribusi praktis bagi penguatan spiritualitas rumah tangga muslim di era kontemporer.
Al-Ammari, M. N. (n.d.). Memperkuat Iman, Islam, dan Ihsan. Rumah Hikmah.
Al-Bukhari, M. (1978). Sahih al-bukhari (Vol. 4). Dar Ul-Hadith.
Al-Tirmidzi, A. ’Isa M. bin ’Isa. (n.d.). Sunan al-Tirmidzi.
Al Gharaibeh, F., & Islam, M. R. (2024). Divorce in the families of the UAE: A comprehensive review of trends, determinants, and consequences. Marriage & Family Review, 60(4), 187–209. https://doi.org/10.1080/01494929.2024.2332696
As-Sa’di, A. bin N. (n.d.). Bahjah Qulub al-Abrar wa Qurratu “Uyun al-Akhyar fi Syarh Jawami” al-Akhbar.
Asmuni, A. (2017). Hukum Kekeluargaan Islam. Kencana.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hartarto, R. B., & Hajar, I. (2024). Television viewing and divorce in Indonesia: Evidence from macro data. Journal of Population and Social Studies, 32, 1. https://doi.org/10.25133/JPSSv322024.001
Indonesia, K. A. R. (n.d.). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Na’mah, U., Rachmatullah, M. A., Yaqin, H., & Qamaria, R. S. (2024). Reducing the divorce rate in the religious courts through cultivating egalitarian relationships. Khazanah Hukum, 6(1), 81–97. https://doi.org/10.15575/kh.v6i1.34368
Nafisah, D., Nasrudin, N., Meidina, A. R., & Zain, M. F. (2024). Comparative analysis of Islamic family law and normative law: Examining the causes of divorce in Purwokerto, Indonesia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 8(2), 847–871. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.16825
Niam, M. F. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. Widina Media Utama.
Nurhayati, S. (2023). Analisis penyebab perceraian dalam keluarga muslim perkotaan. Jurnal Keluarga Islam Kontemporer, 5(1).
Othman, M. S. (2022). Kekeluargaan dalam Islam. Darul Hikmah.
Resti, E., & Saepudin, U. (2019). Implikasi pendidikan keluarga terhadap perilaku ihsan berdasarkan Al-Qur’an. In Prosiding Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sbarra, D. A., & Whisman, M. A. (2022). Divorce, health, and socioeconomic status: An agenda for psychological science. Current Opinion in Psychology, 43. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2021.06.007
Statistik, B. P., & Agama, D. J. B. P. (2024). Statistik Perkawinan dan Perceraian Nasional.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabeta.
Sururie, R. W., Athoillah, M. A., & Ulhaq, M. I. Z. (2023). Strategies to prevent increasing divorce rates for Muslim families in Indonesia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 7(2), 734–759. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i2.14819
Usman, M., Abdullah, A., Kafrawi, K., & Jafar, M. (2024). The role of customary law in family resilience and divorce prevention: Phenomenological studies in Indonesia. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 9(2), 823–840. https://doi.org/10.29240/jhi.v9i2.9685
Copyright (c) 2026 Saffanah Salsabila Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




