Strategi Pengembangan Atraksi Wisata Air Berbasis Masyarakat untuk Mewujudkan Desa Wisata Mandiri Berkelanjutan: Studi Kasus Umbul Dewa Bromo
Downloads
Desa Wisata Dewa Bromo di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, memiliki potensi sumber daya air berupa Sungai Kuning dan mata air tanah jernih yang mengalir sepanjang tahun. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dikembangkan sebagai atraksi wisata utama sehingga kunjungan masih bergantung pada kegiatan kelompok seperti outbound dan camping. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Umbul Dewa Bromo sebagai atraksi wisata air, mengidentifikasi keterlibatan stakeholder, serta merumuskan strategi pengembangan untuk mendukung transformasi menuju desa wisata mandiri berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan pengelola desa wisata, pemerintah kalurahan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Pokdarwis, dan tokoh masyarakat, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata air tanah merupakan potensi utama yang paling sesuai dikembangkan sebagai primary attraction melalui Umbul Dewa Bromo. Pengembangan kawasan telah menerapkan prinsip Community-Based Tourism melalui keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan, serta menunjukkan pola co-management antara masyarakat, pemerintah, dan stakeholder lain. Meski demikian, pengembangan masih menghadapi enam persoalan strategis: kualitas atraksi dan fasilitas, profesionalisasi SDM, legalitas pemanfaatan Tanah Kas Desa, keterbatasan pemasaran digital, keselamatan wisata air, dan keberlanjutan lingkungan. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi penguatan primary attraction, peningkatan fasilitas, profesionalisasi kelembagaan dan SDM, percepatan legalitas, penguatan keselamatan, serta pemasaran digital berbasis storytelling dan electronic word of mouth. Strategi ini membentuk model pengembangan terintegrasi yang menempatkan Umbul Dewa Bromo sebagai penggerak kemandirian ekonomi, sosial, kelembagaan, dan lingkungan desa wisata.
Admojo, S. D., & Sudarsi, S. (2022). Strategi pengelolaan wisata pedesaan Bromonilan sebagai destinasi alternatif di Kabupaten Sleman.
Bryson, J. M. (2003). What to do when stakeholders matter: A guide to stakeholder identification and analysis techniques.
Hanafi, M. (2024). Community based tourism dalam pengembangan desa wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1). https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745
Hanita, M., Bangso, F. D., & Aprian, M. (2024). Beyond attraction: Unveiling Bali’s cultural community’s role in bolstering tourism resilience amidst the COVID-19 pandemic. Journal of Destination Marketing & Management, 34, 100953. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2024.100953
Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. Van Nostrand Reinhold.
Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2017). Marketing for hospitality and tourism (7th ed.). Pearson Education.
Laesser, C., Reinhold, S., & Beritelli, P. (2025). The 2024 consensus on advances in destination management. Journal of Destination Marketing & Management, 38, 101038. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2025.101038
Nugroho, P., & Numata, S. (2022). Resident support of community-based tourism development: Evidence from Gunung Ciremai National Park, Indonesia. Journal of Sustainable Tourism, 30(11), 2510–2525. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1755675
Panagiotopoulou, E., & Skoultsos, G. (2025). Stakeholders’ involvement in sustainable destination management.
Praptika, I. P. G. E., Yusuf, M., & Heslinga, J. H. (2024). How can communities better prepare for future disasters? Learning from the tourism community resilience model from Bali, Indonesia. Journal of Tourism Futures, 10(3), 504–523. https://doi.org/10.1108/JTF-04-2023-0092
Putra, A. G. I., Hermanto, B., & Winoto, Y. (2025). Strategi keberlanjutan Desa Wisata Bandasari melalui Community-Based Tourism dan pendekatan sociopreneurship. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.37253/altasia.v7i2.10371
Reina-Usuga, L., Camino, F., Gomez-Casero, G., & Jara Alba, C. A. (2024). Rural tourism initiatives and their relationship to collaborative governance and perceived value: A review of recent research and trends. Journal of Destination Marketing & Management, 34, 100926. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2024.100926
Reindrawati, D. Y. (2023). Challenges of community participation in tourism planning in developing countries. Cogent Social Sciences, 9(1), 2164240. https://doi.org/10.1080/23311886.2022.2164240
Rosalina, P. D., Dupre, K., Wang, Y., Putra, I. N. D., & Jin, X. (2023). Rural tourism resource management strategies: A case study of two tourism villages in Bali. Tourism Management Perspectives, 49, 101194. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101194
Sulfindarnarko, G., Makiya, K. R., & Syamsu, M. N. (2024). Keterkaitan faktor electronic word of mouth dan aksesibilitas dengan keputusan berkunjung di Umbul Kemanten Klaten.
Sunarti, S., Damayanti, M., Esariti, L., Rahdriawan, M., & Medina, N. C. (2022). Tantangan pengembangan wisata berdasarkan dinamika partisipasi masyarakat Desa Montongsari, Kabupaten Kendal. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(4), 367–380. https://doi.org/10.14710/pwk.v18i4.49740
Sunarti, S., Damayanti, M., Rahdriawan, M., Untari, R., Iffaty, A., & Rahmadani, S. (2025). Pengembangan wisata rintisan berbasis keunggulan kompetitif di Desa Wisata Montongsari, Kabupaten Kendal. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 21(1), 82–95. https://doi.org/10.14710/pwk.v21i1.68072
Suyatna, H., Indroyono, P., Yuda, T. K., & Firdaus, R. S. M. (2024). How community-based tourism improves community welfare? A practical case study of “Governing the Commons” in rural Nglanggeran, Indonesia. The International Journal of Community and Social Development, 6(1), 77–96. https://doi.org/10.1177/25166026241228717
Yanan, L., Ismail, M. A., & Aminuddin, A. (2024). How has rural tourism influenced the sustainable development of traditional villages? A systematic literature review. Heliyon, 10(4), e25627. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25627
Zanuba, H., Rahayu, M. J., & Istanabi, T. (2025). Kesesuaian penerapan konsep pariwisata berkelanjutan di obyek wisata Umbul Sigedang-Kapilar Kabupaten Klaten.
Copyright (c) 2026 Wantono Wantono, Kiki Rizki Makiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




