Dampak Perkembangan Kawasan Batik Trusmi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon
Downloads
Perkembangan Kawasan Batik Trusmi sebagai pusat industri kreatif dan wisata budaya telah membawa perubahan terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon, Kabupaten Cirebon. Transformasi kawasan yang awalnya berbasis aktivitas membatik tradisional menjadi pusat perdagangan dan pariwisata berpotensi memberikan dampak terhadap struktur sosial, pola interaksi, mata pencaharian, serta nilai budaya masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kawasan Batik Trusmi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap perubahan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh budaya, pengrajin batik, pedagang, serta masyarakat lokal sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui pattern matching, explanation building, dan time-series analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi berlangsung melalui lima tahap, yaitu asal-usul, pertumbuhan awal, perkembangan, transformasi, dan modernisasi. Perkembangan kawasan memberikan dampak pada perubahan komposisi masyarakat melalui masuknya pendatang dan diversifikasi pekerjaan, perubahan struktur sosial dengan munculnya kelompok ekonomi baru, perubahan fungsi masyarakat menjadi lebih berorientasi ekonomi dan wisata, serta perubahan lingkungan fisik dan budaya. Namun, masyarakat tetap mempertahankan identitas lokal melalui pelestarian tradisi membatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi menghasilkan perubahan sosial yang bersifat multidimensional dengan kebutuhan keseimbangan antara modernisasi ekonomi dan keberlanjutan budaya lokal.
Abdullah, T. (2005). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada. University Press.
Al’Alim, M. R., Azizah, M. D. M., & Faristiana, A. R. (2023). Perubahan Sosial Terhadap Lingkungan Masyarakat Dan Perkembangannya: Urbanisasi Dan Teknologi. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 1(1), 73–88. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v1i1.490
Anjani, S. Y. (2022). Perubahan Sosial Serta Upaya Menjaga Kesinambungan Masyarakat. Jurnal Pendidikan IPS, 12(2), 49–56. https://doi.org/10.37630/jpi.v12i2.744
Baharuddin. (2015). Bentuk-bentuk perubahan sosial dan kebudayaan. Al-Hikmah, 9(2), 180–205.
Bahri, M. S. (2022). Perubahan Perilaku Sosial Di Era Pandemi Pada Masyarakat Desa Masyarakat Madani. Jurnal Masyarakat Madani, 7(1), 82–102.
Dinata, K. S. (2024). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Ekonomi Dan Sosial Budaya Masyarakat Lokal Di Kawasan Pariwisata Sanur. Jurnal Kepariwisataan, 23(2), 63–75. https://doi.org/10.52352/jpar.v23i2.1527
Durkheim, É. (1893). The Division of Labor in Society. New York: The Free Press.
Egy Arenda Had, A. S. (2023). Perubahan Sosial Masyarakat Pasca Pembangunan Jembatan Sosrodilogo (Studi Desa Tulung Rejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro). Paradigma, 12(01), 89–98.
Gunawan, M. S., & Ramdhon, A. (2020). Perubahan Kampung Kota (Pengaruh Hadirnya Mall Dan Hotel Terhadap Pemukiman Masyarakat Kampung Sekayu Dan Jayenggaten Dalam Perubahan Sosial Di Semarang Abad Ke 21). Journal of Development and Social Change, 2(2), 17. https://doi.org/10.20961/jodasc.v2i2.41663
Husna, F. K. (2022). Analisis Dampak Sektor Pariwisata Bagi Perekonomian Warga Sekitar Kawasan Wisata Siblarak Polanharjo Kabupaten Klaten. Journal of Economics Research and Policy Studies, 2(2), 104–117. https://doi.org/10.53088/jerps.v2i2.577
Isnaeni. (2020). Batik Cirebon: Tradisi dan Modernitas. Cirebon: Pustaka Cirebon.
Iswandi. (2023). Metode Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Julio, A., Fitria Dewi, S., & Montessori, M. (2023). Dampak Pembangunan Dan Pengembangan Objek Wisata Desa Terindah Di Dunia Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat. Jurnal Ideologi Dan Konstitusi, 4(2).
Junari, J., Widodo, S., & Prissando, F. A. (2022). Analisis Dampak Perubahan Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Akibat Pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri (Studi Di Desa Tiron Kabupaten Kediri). Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial Dan Administrasi Negara, 6(2), 363. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v6i2.3326
Kamagi. (2024). Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Budaya di Cirebon. Jurnal Pariwisata Budaya, 5(1), 45–60.
Khairunnisa, H. (2021). Analisis Perkembangan Batik Trusmi Sebagai Ikon Kearifan Lokal Cirebon. Melancong: Jurnal Perjalanan Wisata, Destinasi, Dan Hospitalitas, 4(1), 1–9.
Morissan. (2017). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana.
Murjani. (2022). Pergeseran Nilai-Nilai Religius Dan Sosial Di Kalangan Remaja Para Era Digitalisasi. Educational Journal: General and Specific Research, 2(Februari), 1–18.
Nirmala, I. G. A. A. N. (2024). Dampak Pengembangan Desa Wisata Terhadap Lingkungan Sosial Budaya Dan Ekonomi Di Desa Wisata Penglipuran. Jurnal Daya Tarik Wisata (JDTW), 6(1), 8–21.
Novianto, D., Syaiful, S., & Aminda, R. S. (2023). Dampak Pembangunan Hotel Cibinong City Mall Terhadap Perubahan Kondisi Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Rw 04 Pakansari Cibinong. Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA JAYA, 1(3). https://doi.org/10.32832/jpmuj.v1i3
Ogburn, W. F. (1992). Social Change with Respect to Culture and Original Nature. New York: B.W. Huebsch, Incorporated.
Quraish Shihab, M. (2020). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Surah Ar-Ra’d Ayat 11. Jakarta: Lentera Hati.
Ranjabar, J. (2017). Perubahan Sosial Dalam Teori Makro. Bandung: Alfabeta.
Rohmah, A. (2024). Local Wisdom of Cirebon Ethnic Megamendung Batik Motifs in the Context of Ethnopedagogy. International Journal of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 4(2), 2808–1765. https://ijhess.com/index.php/ijhess/
Silvianingsih, S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Industri Batik Trusmi di Desa Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(10).
Soemardjan, S. (1986). Perubahan Sosial di Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sulaisiyah, Fredian Tonny Nasdian, & Zessy Ardinal Barlan. (n.d.). Hubungan Perubahan Sosial Pasca Pembangunan Infrastruktur Jembatan Suramadu Dengan Taraf Hidup Masyarakat Pedesaan (Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur). Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, 5(6).
Sztompka, P. (2004). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada.
Takaheghesang, M. C., Kalalo, L. M. B., & Karongkong, H. H. (2024). Perubahan Spasial, Sosial Dan Ekonomi Pada Kawasan Permukiman Di Sekitar Bendungan Kuwil-Kawangkoan. Jurnal Spasial, 11(2), 45–53.
Takome, S., Suwu, E. A. A., & Zakarias, J. D. (2021). Dampak Pembangunan Pariwisata Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Lokal Di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Ilmiah Society, 1(1), 1–15.
Yin, R. K. (2021). Studi Kasus: Desain Dan Metode. Jakarta: Penerbit Adab.
Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat: Wacana & Praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Copyright (c) 2026 Rexy Nakula Urbaningrum, Ihya Ulumuddin, Herry Purnomo, Riska Chusnul Sanjaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




