Dampak Perkembangan Kawasan Batik Trusmi terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon

Kawasan Batik Trusmi Perubahan Sosial Studi Kasus Masyarakat Desa Modernisasi

Authors

October 3, 2026

Downloads

Perkembangan Kawasan Batik Trusmi sebagai pusat industri kreatif dan wisata budaya telah membawa perubahan terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon, Kabupaten Cirebon. Transformasi kawasan yang awalnya berbasis aktivitas membatik tradisional menjadi pusat perdagangan dan pariwisata berpotensi memberikan dampak terhadap struktur sosial, pola interaksi, mata pencaharian, serta nilai budaya masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kawasan Batik Trusmi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap perubahan sosial masyarakat Desa Trusmi Kulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh budaya, pengrajin batik, pedagang, serta masyarakat lokal sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui pattern matching, explanation building, dan time-series analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi berlangsung melalui lima tahap, yaitu asal-usul, pertumbuhan awal, perkembangan, transformasi, dan modernisasi. Perkembangan kawasan memberikan dampak pada perubahan komposisi masyarakat melalui masuknya pendatang dan diversifikasi pekerjaan, perubahan struktur sosial dengan munculnya kelompok ekonomi baru, perubahan fungsi masyarakat menjadi lebih berorientasi ekonomi dan wisata, serta perubahan lingkungan fisik dan budaya. Namun, masyarakat tetap mempertahankan identitas lokal melalui pelestarian tradisi membatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Kawasan Batik Trusmi menghasilkan perubahan sosial yang bersifat multidimensional dengan kebutuhan keseimbangan antara modernisasi ekonomi dan keberlanjutan budaya lokal.