Evaluasi Kinerja Tenaga Pemeriksa Jembatan Kereta Api Lintas Purwakarta – Padalarang Tahun 2025
Downloads
liharaan jembatan kereta api sangat bergantung pada kecukupan dan kinerja tenaga pemeriksa di lapangan, sementara kajian yang secara kuantitatif mengevaluasi hubungan antara jumlah tenaga dan beban kerja pemeriksaan jembatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja tenaga pemeriksa jembatan kereta api di lintas Purwakarta–Padalarang, Daerah Operasi 2 Bandung, pada tahun 2025, ditinjau dari efektivitas, produktivitas, dan efisiensi, serta membandingkan kebutuhan tenaga aktual dengan standar dalam SOP Pemeriksaan Jembatan DJKA 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari dokumen resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PT KAI Persero serta lembar kerja dan foto dokumentasi pemeriksaan periode Januari–Desember 2025, yang dianalisis menggunakan workload analysis dan pivot table. Objek penelitian mencakup 268 unit jembatan (45 jembatan baja, 11 jembatan beton, dan 212 jembatan kecil) yang ditangani oleh 7 tenaga pemeriksa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat cakupan pemeriksaan sebesar 91,10% untuk jembatan baja, 86,36% untuk jembatan beton, dan 93,40% untuk jembatan kecil, dengan efisiensi kerja tim mencapai 187,43% terhadap standar OrangHari (OH) dalam SOP, mengindikasikan bahwa koefisien waktu standar pemeriksaan (7, 3, 3 OH) terlalu longgar dibandingkan kondisi aktual (1,96 OH/unit). Ditemukan pula kesenjangan kualifikasi, yaitu tidak adanya tenaga dengan sertifikasi Pemeriksa Prasarana Tingkat Pelaksana Lanjutan dalam tim. Penelitian ini merekomendasikan revisi koefisien standar waktu pemeriksaan, peningkatan kompetensi tenaga pemeriksa, dan penguatan prioritas pemeriksaan pada jembatan beton serta jembatan kecil yang belum mencapai target optimal.
Alshibani, A. et al. (2023) ‘Decision support model for allocating maintenance budgets for bridges’, Applied Sciences, 13(17), p. 9679. Available at: https://doi.org/10.3390/app13179679.
Aulia, R., Saidi, T. and Hasan, M. (2023) ‘Priority determination of bridge construction in Bireuen Regency, Indonesia’, AIP Conference Proceedings, 2711(1), p. 60003. Available at: https://doi.org/10.1063/5.0137549.
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2022) Pedoman pemeriksaan jembatan (No. 01/P/BM/2022).
Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (2024) Standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan jembatan.
Furtado, F. and Ribeiro, D. (2023) ‘Railway bridge management system based on visual inspections with semi-Markov continuous time process’, KSCE Journal of Civil Engineering, 27(1), pp. 233–250. Available at: https://doi.org/10.1007/s12205-022-0387-8.
Karim, R.A. et al. (2025) ‘Optimizing organizational performance in bridge maintenance using stakeholder analysis’, Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 10(1), pp. 127–138. Available at: https://doi.org/10.29244/jsil.10.1.127-138.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2021) Pedoman pemeriksaan jembatan (KKJTJ-Bina Marga).
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (2009) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2009 tentang Keselamatan Teknis Perkeretaapian.
Kurniasari, A.P. and Amalia, Y. (2022) ‘Pengaruh korosi terhadap kegagalan logam pada jembatan: Literature review’, Jurnal Mekanik Terapan, 3(2), pp. 65–69. Available at: https://doi.org/10.32722/jmt.v3i2.4597.
Masood, S. (2015) ‘12 die in Pakistan as train carrying soldiers falls into canal’, The New York Times. Available at: https://www.nytimes.com/2015/07/03/world/asia/pakistan-military-train-bridge-collapse-punjab.html.
Meldona and Siswanto (2012) Perencanaan tenaga kerja: Tinjauan integratif.
Di Natali, C. et al. (2023) ‘Smart tools for railway inspection and maintenance work, performance and safety improvement’, Transportation Research Procedia, 72, pp. 3070–3077. Available at: https://doi.org/10.1016/j.trpro.2023.11.856.
Patria, A.N., Aprisandi, D. and Kristia, E.M. (2023) ‘Perawatan jembatan kereta api yang optimal’, in Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK). Universitas Muhammadiyah Jakarta. Available at: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek.
Pemerintah Republik Indonesia (2007) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Prawirosentono, S. (1999) Manajemen sumber daya manusia: Kebijakan kinerja karyawan. Yogyakarta: BPFE.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2024) Daftar inventarisasi jembatan lintas Purwakarta–Padalarang.
Rumbyarso, Y.P.A. (2025) Mekanika bahan: Deformasi atau perubahan bentuk akibat beban berlebih atau benturan.
Siebert, D. et al. (2024) ‘Safe inspection intervals of riveted railway bridges for different train compositions within guideline 805 of the German railway determined by calculations based on fracture mechanics’, Journal of Constructional Steel Research, 221, p. 108864. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jcsr.2024.108864.
Supriadi, A. et al. (2018) Analytical hierarchy process (AHP): Teknik penentuan strategi daya saing. Deepublish.
Tahir, A. (2022) Pengantar mekanika kekuatan material. Edited by A. Hajarul. Jejak Pustaka.
Copyright (c) 2026 Agus Erianto, Endang Widjajanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




