Evaluasi Kinerja Tenaga Pemeriksa Jembatan Kereta Api Lintas Purwakarta – Padalarang Tahun 2025

kinerja tenaga pemeriksa jembatan kereta api efektivitas pemeriksaan workload analysis SOP pemeliharaan jembatan

Authors

September 29, 2026

Downloads

liharaan jembatan kereta api sangat bergantung pada kecukupan dan kinerja tenaga pemeriksa di lapangan, sementara kajian yang secara kuantitatif mengevaluasi hubungan antara jumlah tenaga dan beban kerja pemeriksaan jembatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja tenaga pemeriksa jembatan kereta api di lintas Purwakarta–Padalarang, Daerah Operasi 2 Bandung, pada tahun 2025, ditinjau dari efektivitas, produktivitas, dan efisiensi, serta membandingkan kebutuhan tenaga aktual dengan standar dalam SOP Pemeriksaan Jembatan DJKA 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari dokumen resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PT KAI Persero serta lembar kerja dan foto dokumentasi pemeriksaan periode Januari–Desember 2025, yang dianalisis menggunakan workload analysis dan pivot table. Objek penelitian mencakup 268 unit jembatan (45 jembatan baja, 11 jembatan beton, dan 212 jembatan kecil) yang ditangani oleh 7 tenaga pemeriksa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat cakupan pemeriksaan sebesar 91,10% untuk jembatan baja, 86,36% untuk jembatan beton, dan 93,40% untuk jembatan kecil, dengan efisiensi kerja tim mencapai 187,43% terhadap standar OrangHari (OH) dalam SOP, mengindikasikan bahwa koefisien waktu standar pemeriksaan (7, 3, 3 OH) terlalu longgar dibandingkan kondisi aktual (1,96 OH/unit). Ditemukan pula kesenjangan kualifikasi, yaitu tidak adanya tenaga dengan sertifikasi Pemeriksa Prasarana Tingkat Pelaksana Lanjutan dalam tim. Penelitian ini merekomendasikan revisi koefisien standar waktu pemeriksaan, peningkatan kompetensi tenaga pemeriksa, dan penguatan prioritas pemeriksaan pada jembatan beton serta jembatan kecil yang belum mencapai target optimal.