Komunikasi Interaktif Pembelajaran Berbasis Blended Learning Melalui Edlink.id di Universitas Pasundan
Downloads
Penelitian ini menggambarkan bagaimana komunikasi interaktif terjadi dalam pembelajaran gabungan berbasis Edlink.id di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Pasundan. Teori yang digunakan Interaksionisme Simbolik dari Herbert Blumer, dengan penekanan pada konsep makna, bahasa, dan pikiran, dimana metode penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana dosen dan mahasiswa RPL membangun makna dalam pembelajaran secara tatap muka maupun daring. sedangkan data lapangan dilakukan melalui observasi, arsip digital, dan wawancara mendalam dengan beberapa informan ahli dan kunci. Temuan menunjukkan bahwa: (1) makna simbolik dalam pembelajaran blended learning mencerminkan komitmen sosial dan keterlibatan mahasiswa; (2) bahasa dan simbol yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa mengungkapkan pola komunikasi adaptif dalam berbagai mode, baik tatap muka, sinkron, maupun asinkron; (3) pemikiran mencerminkan proses kognitif yang membentuk interaksi dan strategi pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa interaksi simbolik dalam pembelajaran gabungan mempromosikan komunikasi dinamis yang meningkatkan pemahaman mutual dalam kualitas pendidikan.
Baym, N. K. (2015). Personal connections in the digital age. John Wiley & Sons.
Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism: Perspective and Method. University of California Press.
Daft, R. L., & Lengel, R. H. (1986). Organizational information requirements, media richness and structural design. Management Science, 32(5), 554–571. https://doi.org/10.1287/mnsc.32.5.554
Garrison, D. R., Anderson, T., & Archer, W. (2001). Critical thinking, cognitive presence, and computer conferencing in distance education. American Journal of Distance Education, 15(1), 7–23. https://doi.org/10.1080/0892364010952 7071
Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended learning in higher education: Framework, principles, and guidelines. John Wiley & Sons.
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday.
Herring, S. C. (2001). Computer-mediated discourse. In D. Schiffrin, D. Tannen, & H. E. Hamilton (Eds.), The handbook of discourse analysis (pp. 612–634). Blackwell. Hrastinski, S. (2008). Asynchronous and synchronous e-learning. Educause Quarterly, 31(4), 51–55.
Knapp, M. L., & Hall, J. A. (2010). Nonverbal communication in human interaction (7th ed.). Wadsworth.
Knowles, M. S. (1980). The modern practice of adult education: From pedagogy to andragogy. Cambridge Books.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R.A. (2012). The Adult Learner: The Definitive Classic in Adult Education and Human Resource Development. Routledge.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2009). Encyclopedia of communication theory. Sage.
McLuhan, M. (1964). Understanding media: The extensions of man. McGraw-Hill.
Mead, G. H. (1934). Mind, Self, and Society. University of Chicago Press.
Miles, M. B., Huberman, M., & Saldana. (2014). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. UIP.
Salmon, G. (2000). E-moderating: The key to teaching and learning online. Kogan Page.
Turkle, S. (2011). Alone together: Why we expect more from technology and less from each other. Basic Books.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Walther, J. B. (1996). Computer-mediated communication: Impersonal, interpersonal, and hyperpersonal interaction. Communication Research, 23(1), 3–43. https://doi.org/10.1177/0093650960230 01001
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner. An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip41 02_2
Copyright (c) 2026 Yusuf Hartawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




