Stres Kerja sebagai Mediator Pengaruh Kelelahan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Ppa Lainnya di RSUD Soe TTS

kelelahan kerja beban kerja stres kerja kinerja tenaga Kesehatan

Authors

September 15, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stres kerja sebagai variabel mediasi dalam pengaruh kelelahan kerja dan beban kerja terhadap kinerja Tenaga Profesional Pemberi Asuhan (PPA) Lainnya di RSUD SoE Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM), menggunakan sampel sebanyak 80 responden yang terdiri dari berbagai profesi PPA lainnya. Instrumen penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, yang ditunjukkan oleh nilai outer loading ? 0,70, Average Variance Extracted (AVE) ? 0,50, serta nilai Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability di atas 0,70. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelelahan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (koefisien 0,593; T-statistik 5,700; p-value 0,000). Beban kerja juga berpengaruh signifikan terhadap stres kerja. Namun, kelelahan kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja (koefisien –0,093; T-statistik 0,691; p-value 0,489). Sebaliknya, beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja (koefisien –0,324; T-statistik 3,197; p-value 0,001). Stres kerja terbukti memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja (koefisien –0,461; T-statistik 3,910; p-value 0,000). Uji mediasi menunjukkan bahwa kelelahan kerja memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap kinerja melalui stres kerja, dengan koefisien –0,273; T-statistik 3,297; p-value 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa stres kerja berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kelelahan kerja dan beban kerja terhadap kinerja Tenaga Profesional Pemberi Asuhan (PPA) Lainnya di RSUD SoE.