Perbandingan Penggunaan Obat Metildopa dan Kombinasi Metildopa-Nifedipin terhadap Tekanan Darah Pasien Preeklamsia Berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang

preeklamsia berat metildopa nifedipin antihipertensi tekanan darah efektivitas terapi

Authors

August 7, 2026

Downloads

Preeklamsia berat merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Pengendalian tekanan darah menjadi bagian penting dalam tata laksana preeklamsia untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Metildopa dan kombinasi metildopa dengan nifedipin merupakan terapi antihipertensi yang sering digunakan pada ibu hamil dengan preeklamsia berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas penggunaan metildopa tunggal dan kombinasi metildopa dengan nifedipin terhadap penurunan tekanan darah pasien preeklamsia berat di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan desain retrospektif komparatif melalui penelusuran data rekam medis pasien periode Januari 2024–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 70 pasien yang terbagi menjadi kelompok terapi metildopa tunggal dan kombinasi metildopa dengan nifedipin masing-masing sebanyak 35 pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok terapi mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan dengan nilai signifikansi <0,001. Rata-rata penurunan tekanan sistolik berkisar antara 29,91–40,05 mmHg dan diastolik 16,96–22,50 mmHg. Namun, hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antar kelompok terapi (p>0,05). Kesimpulannya, metildopa tunggal maupun kombinasi metildopa dengan nifedipin memiliki efektivitas yang setara dalam menurunkan tekanan darah pasien preeklamsia berat, sehingga pemilihan terapi dapat disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.