Faktor-Faktor Budaya Kerja yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan di Perguruan Tinggi: Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi Swasta di Tangerang Selatan, Indonesia

Structural Equation Modeling kinerja karyawan budaya organisasi Perguruan Tinggi Swasta

Authors

August 7, 2026

Downloads

aya kerja merupakan salah satu faktor strategis yang menentukan keberhasilan organisasi, termasuk pada institusi pendidikan tinggi yang menghadapi tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Perguruan tinggi swasta (PTS) memiliki tantangan khusus dalam membangun lingkungan kerja yang mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor-faktor budaya kerja yang meliputi budaya penghargaan dan kompensasi, budaya pelatihan dan pengembangan, budaya kepemimpinan, serta budaya manajemen konflik terhadap kinerja karyawan pada perguruan tinggi swasta di Tangerang Selatan, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 64 responden yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kepemimpinan dan budaya manajemen konflik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya manajemen konflik menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan, sedangkan budaya penghargaan dan kompensasi serta pelatihan dan pengembangan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penciptaan lingkungan kerja yang kondusif melalui kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang baik, serta mekanisme penyelesaian konflik yang jelas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan PTS. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola perguruan tinggi untuk memperkuat budaya organisasi sebagai strategi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan institusi.