Seleksi dan Karakterisasi Isolat Bakteri Termofilik Penghasil Biosurfaktan Dari Minyak Bumi Untuk Pengembangan Teknologi Microbial Enhanced Oil Recovery
Downloads
Peningkatan perolehan minyak bumi dari sumur tua menjadi salah satu tantangan dalam industri perminyakan karena sebagian cadangan minyak masih tertinggal di dalam reservoir setelah proses produksi konvensional. Metode konvensional hanya mampu mengambil sekitar sepertiga dari cadangan minyak awal, sehingga diperlukan teknologi alternatif untuk mengambil sisa minyak terperangkap. Salah satu teknologi alternatif yang dikembangkan adalah Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme penghasil biosurfaktan. Biosurfaktan memiliki keunggulan dibandingkan surfaktan kimia karena bersifat biodegradable, tidak toksik, dan stabil pada kondisi reservoir ekstrem. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan isolat bakteri termofilik dari minyak bumi sumur tua dalam menghasilkan biosurfaktan serta mengidentifikasi karakteristik isolat berdasarkan sifat morfologi dan fisiologinya. Penelitian dilakukan melalui tahap seleksi isolat menggunakan uji aktivitas hemolitik pada medium agar darah, kemudian dilanjutkan dengan karakterisasi morfologi koloni, morfologi sel, pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, serta uji fisiologis dan biokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 isolat bakteri termofilik yang diuji, sebanyak 16 isolat menunjukkan potensi sebagai penghasil biosurfaktan berdasarkan terbentuknya zona bening pada medium agar darah. Setelah dilakukan karakterisasi lebih lanjut, diperoleh 11 isolat berbeda yang memiliki karakteristik potensial untuk diaplikasikan dalam teknologi MEOR. Isolat tersebut mampu beradaptasi pada kondisi termofilik dan menghasilkan biosurfaktan yang berperan menurunkan tegangan antarmuka minyak-air sehingga berpotensi meningkatkan perolehan minyak bumi dari reservoir tua. Hasil identifikasi menunjukkan isolat-isolat tersebut termasuk dalam genus Bacillus, Enterobacter, Citrobacter, dan Syntrophococcus, yang telah diketahui memiliki kemampuan menghasilkan biosurfaktan. Penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai potensi bakteri indigenous sebagai agen biologis dalam pengembangan teknologi peningkatan produksi minyak yang lebih ramah lingkungan.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Pendekatan Praktis Jakarta: Rineka Cipta.
Astin, V. (2024). Produksi Dan Karakterisasi Biosurfaktan Dari Bakteri Indigen Isolat BSPP-1c ASAL Sedimen Perairan Pelabuhan Panjang Serta Uji Potensi Antimikroba.
Ayoib, CA, & Nosakhare, PO (2015). Budaya direksi dan praktik pengungkapan lingkungan perusahaan di Malaysia. Jurnal Internasional Kewirausahaan Teknologi Bisnis, 5(1), 99–114.
HANISA, D. (2024). Produksi, Karakterisasi, Dan Uji Bioaktivitas Biosurfaktan Lipopeptida Dari Bakteri Bacillus Sp. ALP D1 Menggunakan Palm Oil Mill Effluent (POME) SEBAGAI SUMBER KARBON (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS LAMPUNG).
Hermanto, B. (2012). Pengaruh Pencapaian Pelatihan, Motivasi dan Masa Kerja Teknisi terhadap Produktivitas Teknisi di Bengkel Nissan di Yogyakarta, Solo dan Semarang. Tesis. Universitas Negeri Yogyakarta.
Ilmiati, I. (2022). Analisis Kemampuan Isolat Jamur Aspergillus Niger Dengan Penambahan Sumber Karbon Pada Media Tumbuh Dalam Menghasilkan Biosurfaktan Untuk Alternatif MEOR (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
INDRIANTI, W. (2022). Produksi Biosurfaktan dari Bakteri Isolat Lokal BSPP-4 Asal Sedimen Perairan Pelabuhan Panjang dan Uji Potensi Antibakteri.
Kusnaa, O. L. (2022). Isolasi Bakteri Pendegradasi Hidrokarbon sebagai Penghasil Enzim Lipase dan Protease dari Tanah Tercemar Minyak Bumi di Kecamatan Wonocolo Kabupaten Bojonegoro (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
NINGRUM, M. A. (2019). Optimasi Produksi Biosurfaktan dengan Menggunakan Media Limbah Cair Kelapa Sawit dari Bakteri Lipolitik Isolat Lokal Terpilih.
NURHAYATI, A. (2022). Optimasi Produksi Biosurfaktan dari Bakteri Indigen Isolat BSPP-1c Asal Sedimen Perairan Pelabuhan Panjang.
Primack, HS (1983). Metode Menstabilkan Larutan Logam Polivalen. Paten AS No. 4.373.104.
Rachmawati, F. (2022). Studi Biodegradasi Minyak Solar oleh Bakteri Lipolitik Isolat Lokal Penghasil Biosurfaktan.
Roeva, O. (2012). Aplikasi Algoritma Genetika di Dunia Nyata. Dalam Konferensi Internasional tentang Teknik Kimia dan Material. Semarang, Indonesia: Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro
Rohmawati, L. (2019). Pengaruh Supervisor dan Direktur Perempuan terhadap Risiko Bank dengan Kekuasaan CEO sebagai Variabel Moderasi (Studi Bank Komersial Indonesia). Literasi Sintaksis; Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(9), 26–42.
Rukiyah, AY, & Yulianti, Lia. (2014). Asuhan Kebidanan Kehamilan Berbasis Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta Timur: CV. Media TransInfo.
Tsany, I. J. (2021). Studi Laboratorium Screening Microba Kompos Untuk Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Wang, Ning Tao, Huang, Yi Shin, Lin, Meng Hsien, Huang, Bryan, Perng, Chin Lin, & Lin, Han Chieh. (2016). Infeksi hepatitis B kronis dan risiko cedera hati akibat obat antituberkulosis: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. Jurnal Asosiasi Medis Tiongkok, 79(7), 368–374
Copyright (c) 2026 Rica Denis, Ari Femi Agustiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




