Evaluasi Desain Well Pad untuk Mitigasi Dampak Lingkungan Tumpahan Minyak pada Aktivitas Pengeboran Minyak dan Gas Bumi di Permukiman Padat Penduduk (Studi Kasus: Aktivitas Pengeboran di Distrik Suai, Timor Leste)
Downloads
Kegiatan eksplorasi darat (onshore) memiliki risiko tumpahan minyak (oil spill) yang berdampak katastropik, terutama bila berdekatan dengan permukiman. Studi kasus rencana pengeboran sumur FetoKmaus-2 di Timor-Leste menghadapi tantangan paparan langsung terhadap permukiman Kotatasi yang diperparah oleh anomali curah hujan ekstrem serta karakteristik minyak ringan (light crude oil) bermobilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian teknis sistem penahanan sekunder tapak sumur (well pad), mengestimasi potensi kerugian ekonomi lingkungan, merumuskan redesain fasilitas ramah lingkungan, serta mengevaluasi keandalan taktis Oil Spill Contingency Plan (OSCP). Metodologi menggunakan pendekatan kuantitatif dan geospasial. Evaluasi kapasitas infrastruktur diuji terhadap standar API RP 51R, US EPA SPCC, dan IFC Guidelines melalui integrasi volume Worst Case Discharge (WCD) dengan curah hujan 25-tahunan. Laju infiltrasi dianalisis dengan Hukum Darcy. Kelayakan perbaikan dijustifikasi menggunakan Environmental Cost-Benefit Analysis (ECBA). Evaluasi OSCP dilakukan via pemodelan spasial tutupan lahan ArcGIS untuk rute lintasan tumpahan, dan standar analisis lapisan proteksi (LOPA-CCPS) untuk evaluasi waktu respons. Hasil penelitian mengonfirmasi desain eksisting tidak memadai. Meskipun kapasitas statis bund wall mampu menampung luapan awal, ketinggian efektifnya (0,5 meter) memberikan holding time yang sangat kritis (3,2 hari) untuk skenario blowout berkelanjutan, serta diperparah oleh kapasitas evakuasi Pollution Control Pit eksisting (177,8 m³/jam) yang gagal menahan debit gabungan puncak sebesar 862,92 m³/jam hingga memicu pelimpasan dalam waktu kurang dari 13 menit. Ketiadaan geomembrane juga memicu infiltrasi vertikal secara instan. ECBA memproyeksikan total liabilitas kegagalan mencapai Rp 11,41 Miliar. Rekomendasi redesain mewajibkan peninggian bund wall menjadi 0,65 meter guna menjamin batas aman sesuai standar US EPA SPCC, pemasangan HDPE geomembrane 1,5–2,0 mm, kemiringan tapak 2%–3%, serta unit PCP beton dengan manifol ganda 20 inci. Terakhir, evaluasi OSCP merekomendasikan pengalihan evakuasi luapan dari area permukiman (selatan) menuju koridor vegetasi (timur laut), disertai pewajiban penyediaan alat berat dalam status siaga penuh di lokasi guna mengeliminasi kesenjangan waktu tanggap darurat.
protection for onshore oil and gas production operations and leases (1st ed.). API Publishing Services.
Atherton, W., Gilchrist, A., & Taylor, J. (2008). The modelling of a catastrophic failure of a storage tank. Journal of Loss Prevention in the Process Industries, 21(5), 514–521. https://doi.org/10.1016/j.jlp.2008.02.008
Bacon, E., et al. (2014). The impact of ENSO on rainfall in Timor-Leste. Timor-Leste Studies Association.
Chow, V. T. (1959). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill.
Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied hydrology. McGraw-Hill.
Craig, J., & Quagliaroli, F. (2020). The oil & gas upstream cycle: Exploration activity. EPJ Web of Conferences, 233, Article 00008. https://doi.org/10.1051/epjconf/202024600008
Crowl, D. A., & Louvar, J. F. (2011). Chemical process safety: Fundamentals with applications (3rd ed.). Prentice Hall.
Etkin, D. S. (2001). Estimating cleanup costs for oil spills. International Oil Spill Conference Proceedings, 2001(1), 35–39. https://doi.org/10.7901/2169-3358-1999-1-35
Fauzi, A. (2004). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Hasid, H. Z., Noor, A., & Kurniawan, E. (2022). Ekonomi sumber daya alam dalam lensa pembangunan ekonomi. Cipta Media Nusantara.
Iswahyudi, S., Paryanto, P., & Susanty, A. (2025). Analisis peran mudlogging geologist dalam pengawasan dan pengelolaan data pengeboran sumur panas bumi. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 3(1), 10–18.
Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Tata ruang air. Penerbit Andi.
Mercer, J. W., & Cohen, R. M. (1990). A review of immiscible fluids in the subsurface: Properties, models, characterization and remediation. Journal of Contaminant Hydrology, 6(2), 107–163. https://doi.org/10.1016/0169-7722(90)90043-G
Purba, V. A., & Nur, D. H. (2025). Pengeboran sumur Kampung Baru Sengkang sebagai solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat. Teknik Sipil Arsitektur: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 25–35.
Putra, I. L., Junus, M., & Maulana, N. (2025). Kesehatan keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Naga Pustaka.
Seeds of Life. (2013). Map of annual rainfall and temperature in Timor-Leste. http://seedsoflifetimor.org/wp-content/uploads/2013/01/Rainfall-Map-With-Graphs.pdf
Sefina, A. D., Noverianti, U. M., & Mumtaza, Y. I. (2024). Implikasi aktivitas pengeboran minyak dan gas dalam kajian ekonomi politik [Implications of oil and gas drilling activities in political economic study].
Sumang, A. Z. (2024). Kajian aspek sosial dalam pengelolaan lingkungan hidup terhadap rencana pembangunan kawasan industri Takalar (Studi kasus masyarakat pesisir dan nelayan Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar) [Tesis, Universitas Hasanuddin].
Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Penerbit Andi.
Suryani, A., Salim, A. A., Baali, Y., Sulistiyorini, D., Yunus, A., & Siregar, Y. A. (2025). Kesehatan lingkungan: Prinsip, risiko, dan pengelolaan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Syehnul, D. (2025). Optimalisasi green hydrogen dalam pengelolaan transisi energi yang berkeadilan perspektif Al-Qur’an [Tesis, Universitas PTIQ Jakarta].
Suhariyanto, D., Tahir, U., RA, W., Zuwanda, Z. S., Nurahman, D., Herniati, H., Harpa, A., & Kadir, T. (2025). Hukum perlindungan lingkungan: Menegakkan keadilan ekologis. PT Nawala Gama Education.
Handayani, W., Yaacob, M. D. Z., Mandasari, V., Majid, N., Utomo, S., & SM, M. M. (2025). Manajemen operasional berkelanjutan: Mengintegrasikan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Thalibul Ilmi Publishing & Education.
Copyright (c) 2026 Ian Kuswendy, Mas Agus Mardyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



