Evaluasi Efektivitas Program dan Kualitas Program Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Meningkatkan Budaya K3 Pada Aktivitas Pengeboran Panas Bumi di PT. Berbasis Rig Pengeboran di Kabupaten Sukabumi
Downloads
Aktivitas pengeboran panas bumi merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga memerlukan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas pelatihan K3 dan kualitas pelatihan K3 terhadap budaya K3 pada aktivitas pengeboran panas bumi di PT. Berbasis Rig Pengeboran Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja yang terlibat dalam aktivitas pengeboran panas bumi di PT. Berbasis Rig Pengeboran. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pekerja yang pernah mengikuti pelatihan K3 dan terlibat langsung dalam aktivitas operasional pengeboran. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1–5. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya K3 dengan nilai t hitung sebesar 8,918 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sementara itu, kualitas pelatihan K3 tidak berpengaruh signifikan terhadap budaya K3 dengan nilai t hitung sebesar 0,549 dan nilai signifikansi sebesar 0,585. Secara simultan, efektivitas pelatihan K3 dan kualitas pelatihan K3 berpengaruh signifikan terhadap budaya K3 dengan nilai F hitung sebesar 137,800 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa sebesar 80,4% variasi budaya K3 dapat dijelaskan oleh efektivitas pelatihan K3 dan kualitas pelatihan K3, sedangkan sisanya sebesar 19,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Airlangga, H. F. (2025). Transformasi Energi Di Indonesia: Tantangan Dan Peluang Pengembangan Energi Baru Dan Terbarukan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Dan Mineral, 5(1), 334–344.
Andhika, M. D., Masyita, N., & Kusuma, A. M. (2026). Analisis Penurunan Input Energi Alam di Indonesia: Dampak Pandemi COVID-19 pada Tahun 2020 dan Implikasi untuk Transisi Energi. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 6(1), 43–54.
Ayu Kurnia Sari, S., & Putri Ayu Sekar Sari, S. (2026). Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Analisis Dan Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja Konstruksi Menggunakan Metode Hiradc Pada Proyek Rekonstruksi Jalan.
Burke, M. J., Sarpy, S. A., Smith-Crowe, K., Chan-Serafin, S., Salvador, R. O., dan Islam, G. (2006). Relative effectiveness of worker safety and health training methods. American Journal of Public Health, 96(2), 315–324.
https://doi.org/10.2105/AJPH.2004.059840
Cooper, M. D. (2000). Towards a model of safety culture. Safety Science, 36(2), 111–136. https://doi.org/10.1016/S0925-7535(00)00035-7
Failaq, M. R. M. F., & Nusantara, I. A. P. (2024). Irisan Penguasan Negara dan Desentralisasi dalam Prospek Pengaturan Energi Terbarukan di Indonesia: Irisan Penguasan Negara dan Desentralisasi dalam Prospek Pengaturan Energi Terbarukan di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 21(1), 118–135.
Fajar Akbar, S. K. M., Ridhayani Adiningsih, S. K. M., Hery Wibowo, S. K., Yolanda Firmawaty, S. F., Rini Puspita Dewi, S. K. M., Muhamad Ridwan, S. K. M., Nur Afriyanti, M. S., Tia Nurhidaynti, S. K. M., & Ahmad Afif Mauludi, S. K. M. (2025). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Strategi Mencegah Risiko di Tempat Kerja. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Fitriliana, F., Yana, S., Maryam, M., Rahmi, R., Nengsih, R., Rusmina, C., Sufitrayati, S., & Asnariza, A. (2023). Peluang investasi dan pengembangan energi biomassa: Perspektif pemanfaatan dan daya saing pengembangannya. Jurnal Serambi Engineering, 8(3), 6647–6653.
Griffin, M. A., & Neal, A. (2000). Perceptions of safety at work: A framework for linking safety climate to safety performance. Journal of Occupational Health Psychology, 5(3), 347–358.
Khoironi, D., Saputra, F. D., Nugraha, S. B., Khansa, A. F., & Adiwibowo, P. H. (2025). Panas Bumi Sebagai Solusi Energi Berkelanjutan: Potensi, Teknologi, dan Pengembangan Global. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 6(2), 30–40.
Krisna Puji Astuti, K. P. A. (2022). ANALISIS PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z–SCORE PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN MINYAK DAN GAS BUMI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2020. Universitas Batanghari.
Mearns, K., Whitaker, S. M., & Flin, R. (2003). Safety climate, safety management practice and safety performance in offshore environments. Safety Science, 41(8), 641–680.
Mudhoffar, K., & Magriasti, L. (2024). Ekonomi Politik Energi Terbarukan: Peluang dan Tantangan di Indonesia. Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 3(1), 47–52.
Oktaviana, S. P., & Guntarayana, I. (n.d.). Tujuan utama Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah memelihara keselamatan serta kesehatan lingkungan kerja melalui berbagai upaya yang memastikan tempat kerja berada dalam kondisi aman, sehat, dan bebas dari potensi bahaya. Penerapan K3 diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang terhindar dari pencemaran maupun gangguan yang membahayakan pekerja.
Permana, T., & Puspitaningsih, A. (2026). Kebijakan Energi Nasional dan Implikasinya terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(02), 25–36.
Puspita, D. (2024). Energi bersih dan terjangkau dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Jurnal Sosial Dan Sains, 4(4), 271–280.
Putra, I. L., Junus, M., & Maulana, N. (2025). Kesehatan keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Bekasi: Naga Pustaka.
Raharjo, A. D. U. (2022). STRATEGIC RELATIONSHIP IN OFFSHORE TECHNOLOGY EVOLUTION IN THE OIL AND GAS INDUSTRY: HUBUNGAN STRATEGIS PADA EVOLUSI TEKNOLOGI LEPAS PANTAI DI INDUSTRI MIGAS. INTAN Jurnal Penelitian Tambang, 5(1), 1–6.
Saraswati, D. P., Darmastuti, S., Juned, M., Utami, R., & Talmullah, A. (2024). Energi Terbarukan dalam Perspektif G20: Peluang dan Tantangan. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 14(1), 26–48.
Vinodkumar, M. N., & Bhasi, M. (2010). Safety management practices and safety behaviour: Assessing the mediating role of safety knowledge and motivation. Accident Analysis & Prevention, 42(6), 2082–2093. https://doi.org/10.1016/j.aap.2010.06.021
Wigayha, C. K., Rolando, B., & Wijaya, A. J. (2025). Peluang bisnis dalam industri hijau dan energi terbarukan. JUMDER: Jurnal Bisnis Digital Dan Ekonomi Kreatif, 1(1), 62–79.
Copyright (c) 2026 Sunardi, Edison C Sembiring, Soehatman Ramli, Sugiarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




