Model Tata Ruang pada Unit Tipe 18 m² untuk Rumah Susun Perkotaan: Studi Kasus Rumah Susun 24 Ilir Palembang
Downloads
Keterbatasan luas unit rumah susun dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara kapasitas ruang dan kebutuhan kegiatan penghuninya. Kondisi tersebut terlihat pada unit tipe 18 m² di Rumah Susun 24 Ilir Palembang yang memiliki ukuran sekitar 3 × 6 meter dan digunakan untuk menampung berbagai kegiatan sehari-hari. Pertambahan jumlah penghuni, keberadaan lebih dari satu keluarga dalam satu unit, kebutuhan privasi, kepemilikan barang, serta keragaman aktivitas mendorong penghuni melakukan penyesuaian terhadap ruang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola kegiatan sehari-hari penghuni, mengidentifikasi proses adaptasi terhadap keterbatasan ruang, dan mendapatkan model tata ruang aktual yang terbentuk dari interaksi antara kebutuhan penghuni dan kondisi unit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh dari 30 unit hunian melalui kuesioner, wawancara, observasi, pengukuran, dokumentasi foto, pemetaan perilaku, dan penggambaran denah aktual. Proses adaptasi dianalisis berdasarkan strategi adjustment, reaction, dan withdrawal. Data setiap unit dibandingkan untuk menemukan pola kegiatan, bentuk adaptasi, dan konfigurasi ruang yang berulang. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan satu model tata ruang aktual yang dapat menggambarkan pembagian fungsi, susunan perabot, kebutuhan privasi, sirkulasi, penggunaan ruang secara multifungsi, serta hubungan unit dengan selasar di sekitarnya.
Al-Qemaqchi, N. and Al-Qemaqchi, M. (2025) ‘The Impact of Housing Space Standards on Adaptability in Affordable Multifamily Housing: An Analytical Study of User Modifications in Sulaymaniyah, Iraq’, Architecture, 5(4), p. 120.
Andanwerti, N., & Deliyanto, B. (2016). Studi spatial behavior ruang hunian rumah susun: Studi kasus rumah susun sederhana milik tipe 36 di Jakarta. Jurnal Visual, 12(1). https://doi.org/10.24912/jurnal.v12i01.1525
Ashadi, A., Nur’aini, R. D., Lissimia, F., Anisa, A., & Abdul Wahab, S. N. (2022). Perubahan tata ruang dan fungsi Kampung Akuarium, Jakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 20(1), 51–64. https://doi.org/10.20961/arst.v20i1.55928
Ashadi, A., Nur’aini, R. D., Lissimia, F., Anisa, A., & Abdul Wahab, S. N. (2022). Perubahan tata ruang dan fungsi Kampung Akuarium, Jakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 20(1), 51–64. https://doi.org/10.20961/arst.v20i1.55928
Asharhani, I. S., & Gupitasari, M. (2021). Perilaku adaptasi dan perubahan penataan hunian di masa pandemi COVID-19. MODUL, 21(2), 102–110. https://doi.org/10.14710/mdl.21.2.2021.102-110
Carissa, C., Larasati, D., Triyadi, S., & Slamat, V. (2022). Evaluasi modul RISHA pada Rumah Susun Kampung Deret Petogogan. Journal of Sustainable Construction, 1(2), 19–32. https://doi.org/10.26593/josc.v1i2.5708
Christy, K. A. M., & Budiyuwono, H. (2024). The adaptation of residents from slums to RISHA concept dwelling: Case study of Semanggi RISHA subcommunal low-cost apartment in Surakarta. Riset Arsitektur (RISA), 8(3), 231–248. https://doi.org/10.26593/risa.v8i03.8247.231-248
Christy, K. A. M., & Budiyuwono, H. (2024). The adaptation of residents from slums to RISHA concept dwelling: Case study Semanggi RISHA Subcommunal Low-Cost Apartment in Surakarta. Jurnal RISA (Riset Arsitektur), 8(3), 231–248. https://doi.org/10.26593/risa.v8i03.8247.231-248
Dewi, Z. L., & Yuliastuti, N. (2015). Pemanfaatan ruang bersama di Rusunawa Kaligawe, Semarang. Ruang, 1(4), 181–190. https://doi.org/10.14710/ruang.1.4.181-190
Diana, R. E. (2024). Preferensi pemanfaatan ruang pada hunian sederhana untuk aktivitas bermain anak usia dini. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(1). https://doi.org/10.32315/jlbi.v13i1.272
Ikhsan, F. A., Dianingrum, A., Handayani, K. N., Sari, P. A., Muqoffa, M., & Pitana, T. S. (2021). Adaptasi ruang berdasarkan perilaku penghuni Sub Komunal Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), Semanggi, Surakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 19(2), 317–326. https://doi.org/10.20961/arst.v19i2.55476
Ikhsan, F. A., Handayani, K. N., Pitana, T. S., Setyaningsih, W., Mustaqimah, U., & Hardiana, A. (2021). Adaptasi ruang berdasarkan perilaku penghuni Sub Komunal Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), Semanggi, Surakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 19(2). https://jurnal.uns.ac.id/Arsitektura/article/view/55476
Kim, J. Y., & Kim, Y. O. (2022). Residents’ spatial-usage behavior and interaction according to the spatial configuration of a social housing complex. Sustainability, 14(3), Article 1138. https://doi.org/10.3390/su14031138
Kim, M.-K., & Kim, E.-J. (2023). Apartment space planning directions for infectious disease prevention and management: Insights based on residents’ experiences. Buildings, 13(9), Article 2203. https://doi.org/10.3390/buildings13092203
Mahulae, B. P., & Sunarti, S. (2021). Optimalisasi pengelolaan rusunawa di Kota Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 245–258. https://doi.org/10.14710/jpk.9.2.245-258
Mahulae, B. P., & Sunarti, S. (2021). Optimalisasi pengelolaan rusunawa di Kota Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 245–258. https://doi.org/10.14710/jpk.9.2.245-258
Natalisa, A., Rahmadani, I. I., & Iskandar. (2021). Kajian ruang pada hunian vertikal untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan pendekatan aspek sosial dan protokol kesehatan di Jakarta. Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur, 20(1), 23–38. https://doi.org/10.54564/jtsa.v20i1.61
Pandelaki, E. E., Purwanto, E., Olivia, D., & Agung, W. (2015). Faktor-faktor pembentuk kinerja spasial rumah susun kaitannya dengan kepuasan penghuni. MODUL, 15(2), 85–106. https://doi.org/10.14710/mdl.15.2.2015.85-106
Pelsmakers, S., & Warwick, E. (2022). Housing adaptability: New research, emerging practices and challenges. Buildings & Cities, 3(1), 605–618. https://doi.org/10.5334/bc.266
Rahardjo, A. H. (2022). Analisa kecukupan ruang pengguna pada unit hunian Rusunawa Jatinegara Barat dan Pengadegan, Jakarta. Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan, 4(2). https://doi.org/10.47970/arsitekta.v4i02.362
Santosa, S. A., & Nurhasan, N. (2023). Analisa perubahan guna ruang pada rumah di Rusunawa I Begalon Tipes terhadap kualitas lingkungan. Dalam Prosiding Seminar Ilmiah Arsitektur IV (hlm. 437–446). Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://proceedings.ums.ac.id/siar/article/view/2994
Santosa, S. A., & Nurhasan, N. (2023). Analisa perubahan guna ruang pada rumah di Rusunawa I Begalon Tipes terhadap kualitas lingkungan. Prosiding Seminar Ilmiah Arsitektur (SIAR).
Suwandi, A. A., & Nur’aini, R. D. (2021). Kajian konsep arsitektur perilaku dan tingkat kenyamanan penghuni pada hunian vertical dengan analisis behavioral mapping: Studi kasus Rusunawa Pinus Elok Tower C, Jakarta Timur. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, 10(3). https://doi.org/10.22441/vitruvian.2021.v10i3.009
Wibisono, L. H., & Nurhasan, N. (2024). Identifikasi kenyamanan layout sebagai standar minimal ruang gerak dalam keterbatasan ruang pada Rusunawa Brujul. Dalam Prosiding Seminar Ilmiah Arsitektur V (hlm. 734–740). Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://proceedings.ums.ac.id/siar/article/view/4502
Yuniarta, A., Astuti, W., & Yudana, G. (2015). Hubungan antara kondisi rumah susun dengan kepuasan tinggal penghuni di Kota Surakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 13(1). https://jurnal.uns.ac.id/Arsitektura/article/view/15576
Copyright (c) 2026 Tulus Febry Dona, Riandy Tarigan , Robert Riyanto Widjaja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




