Analisis Green Productivity dan Hirarc Untuk Meningkatkan Efisiensi Sumber Daya dan Keselamatan Kerja Pada Proses Pengelasan di PT Andalan Fluid Sistem
Downloads
Proses pengelasan memiliki kontribusi penting dalam industri manufaktur, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya dan berbagai risiko keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan metode Green Productivity (GP) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus keselamatan kerja pada area welding PT. Andalan Fluid Sistem. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pengukuran langsung, dan dokumentasi perusahaan selama 10 hari kerja. Analisis Green Productivity berbasis APO 6 Langkah menggunakan indikator Environmental Performance Indicator (EPI) dengan benchmark yang bersumber dari standar AWS D1.1, Meng et al. (2024), dan Permenaker No.5/2018, sedangkan analisis risiko dilakukan menggunakan matriks HIRARC 5×5. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi energi sebesar 0,263 kWh/sambungan dan konsumsi material sebesar 0,059 kg/sambungan masih berada di atas benchmark yang ditetapkan. Nilai EPI gabungan diperoleh sebesar 83,78 yang menunjukkan kinerja lingkungan berada pada kategori cukup baik. Hasil HIRARC mengidentifikasi tujuh bahaya utama yang terdiri dari percikan las, kebakaran, asap welding, kebisingan, kesetrum, radiasi ultraviolet, dan tabung gas bertekanan, dengan dua risiko kategori tinggi, empat risiko sedang, dan satu risiko rendah. Integrasi GP dan HIRARC menghasilkan sepuluh opsi perbaikan yang memberikan manfaat ganda terhadap peningkatan keselamatan kerja dan efisiensi sumber daya. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif Green Productivity–HIRARC dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mewujudkan proses pengelasan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Asian Productivity Organization (APO). (2006). Green Productivity Training Manual. Tokyo: APO.
AWS D1.1/D1.1M. (2020). Structural Welding Code — Steel. Miami: American Welding Society.
International Labour Organization (ILO). (2013). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Sarana untuk Produktivitas. Jakarta: ILO.
International Organization for Standardization. (2004). ISO 544: Welding consumables — Technical delivery conditions for welding filler materials. Geneva: ISO.
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2018). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja. Jakarta.
Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2022). Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun 2022. Jakarta.
Meng, R. H., Wang, Z. Y., Zeng, W. H., et al. (2024). Research on Low Carbon Welding Scheduling Based on Production Process. Scientific Reports, 14, 28704. https://doi.org/10.1038/s41598-024-79555-0
Nopiani, A., Yulianto, B., & Makomulamin, M. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode HIRARC pada Kegiatan Pengelasan di PT. Kunango Jantan. Media Kesmas, 1(3), 935–948. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol1.iss3.184
Pasaribu, A., Irzal, I., & Purwantono, P. (2022). Analisa Perbandingan Hasil Pengelasan SMAW dan Las MIG terhadap Kekuatan Tarik Baja Karbon Rendah ST37. Jurnal VoMek, 4(2), 39–41.
Putri, D., Farhan, F., Raiha, G., Fadli, M. R., & Hidayat, M. K. (2023). Pengukuran Produktivitas Menggunakan Metode Green Productivity untuk Meningkatkan Produktivitas dalam Penanganan Limbah Cair. IMTechno, 4(2).
Rahman, A. N., Fitra, A., & Intani, A. E. (2025). Implementasi K3 pada Proses Welding di PT Chandra Nugerah Cipta Menggunakan Metode HIRARC. JUTIN, 8(3), 2458–2466. https://doi.org/10.31004/jutin.v8i3.45965
Salma, R., & Handayani, W. (2024). Implementation of Green Productivity Through Wood Waste Processing. Kontigensi, 12(2), 955–970. https://doi.org/10.56457/jimk.v12i2.681
Sehatta, M. R., & Widodo, A. B. W. (2025). Risk Analysis in the Fabrication Workshop Using the Hirarc Method at PT. XYZ. Zona Laut, 340–356. https://doi.org/10.62012/zl.vi.46179
Smarandana, G., Momon, A., & Arifin, J. (2021). Penilaian Risiko K3 pada Proses Pabrikasi Menggunakan Metode HIRARC. INTECH UNSERA, 7(1), 56–62.
Standards Australia/Standards New Zealand. (2004). AS/NZS 4360:2004 Risk Management. Sydney.
Stavropoulos, P. (2024). The Role of Sustainability in the Welding Process. Environment, Development and Sustainability. https://doi.org/10.1007/s10668-025-06976-w
Wisudawati, T. (2022). Pengendalian Bahaya K3 Menggunakan Metode HIRARC di Bengkel Las Bintang Jaya Steel. JAPTI, 3(1), 45–51.
Xydea, E., Panagiotopoulou, V. C., & Stavropoulos, P. (2024). Comprehensive Review on Welding Technologies towards Sustainability. Procedia CIRP, 120, 1–6.
Copyright (c) 2026 Muhamad Alviansyah, Abdul Wahid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



