Analisis Green Productivity dan Hirarc Untuk Meningkatkan Efisiensi Sumber Daya dan Keselamatan Kerja Pada Proses Pengelasan di PT Andalan Fluid Sistem

Green Productivity HIRARC K3 Pengelasan EPI

Authors

July 21, 2026

Downloads

Proses pengelasan memiliki kontribusi penting dalam industri manufaktur, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya dan berbagai risiko keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan metode Green Productivity (GP) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus keselamatan kerja pada area welding PT. Andalan Fluid Sistem. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pengukuran langsung, dan dokumentasi perusahaan selama 10 hari kerja. Analisis Green Productivity berbasis APO 6 Langkah menggunakan indikator Environmental Performance Indicator (EPI) dengan benchmark yang bersumber dari standar AWS D1.1, Meng et al. (2024), dan Permenaker No.5/2018, sedangkan analisis risiko dilakukan menggunakan matriks HIRARC 5×5. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi energi sebesar 0,263 kWh/sambungan dan konsumsi material sebesar 0,059 kg/sambungan masih berada di atas benchmark yang ditetapkan. Nilai EPI gabungan diperoleh sebesar 83,78 yang menunjukkan kinerja lingkungan berada pada kategori cukup baik. Hasil HIRARC mengidentifikasi tujuh bahaya utama yang terdiri dari percikan las, kebakaran, asap welding, kebisingan, kesetrum, radiasi ultraviolet, dan tabung gas bertekanan, dengan dua risiko kategori tinggi, empat risiko sedang, dan satu risiko rendah. Integrasi GP dan HIRARC menghasilkan sepuluh opsi perbaikan yang memberikan manfaat ganda terhadap peningkatan keselamatan kerja dan efisiensi sumber daya. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif Green Productivity–HIRARC dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mewujudkan proses pengelasan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.