Analisa Pemakaian Pasir Pantai Efeknya Terhadap Bangunan Beton Bertulang di Tinjau Dari Korosi pada Tulangan di Pulau Nias

beach sand reinforced concrete reinforcement corrosion chloride durability

Authors

July 13, 2026

Downloads

Perkembangan industri konstruksi di Indonesia cukup meningkat, dengan hampir 60% material yang digunakan dalam pembangunan berupa beton. Pasir pantai sering dimanfaatkan sebagai bahan agregat halus dalam campuran beton karena ketersediaannya yang melimpah dan biaya yang relatif rendah, terutama di wilayah pesisir. Namun, pasir pantai umumnya mengandung kadar garam (klorida) yang tinggi, yang berpotensi mempercepat terjadinya korosi pada tulangan baja dalam beton bertulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pasir pantai terhadap kinerja beton bertulang ditinjau dari aspek korosi tulangan. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian sifat fisik dan kimia pasir pantai, pembuatan benda uji beton dengan variasi kadar pasir pantai, serta pengujian laju korosi tulangan dan kuat tekan beton. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan klorida pada pasir pantai berkontribusi signifikan terhadap percepatan proses korosi tulangan baja, yang berdampak pada penurunan durabilitas dan umur layanan struktur beton bertulang. Oleh karena itu, penggunaan pasir pantai sebagai agregat halus perlu melalui proses pencucian dan pengendalian kadar klorida agar memenuhi persyaratan standar teknis dan menjamin keamanan struktur bangunan.