Analisis Penerapan Sak-Etap Pada UMKM Perkebunan di Kabupaten Melawi

SAK ETAP Akuntansi UMKM Laporan Keuangan

Authors

July 9, 2026

Downloads

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya laporan keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha berbasis perkebunan, dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan usaha. CV Belaban Mekar sebagai usaha pembibitan kelapa sawit di Kabupaten Melawi telah melakukan pencatatan keuangan, tetapi pencatatan tersebut masih terbatas pada omset penjualan dan laporan kas. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan CV Belaban Mekar, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab belum diterapkannya SAK ETAP, serta menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Belaban Mekar belum menyusun lima komponen laporan keuangan sesuai SAK ETAP, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman akuntansi, rendahnya kesadaran terhadap pelaporan standar, bercampurnya keuangan pribadi dan usaha, serta belum lengkapnya dokumen pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK ETAP diperlukan untuk meningkatkan kualitas, ketepatan, dan kebermanfaatan laporan keuangan UMKM.