Analisis Penerapan Sak-Etap Pada UMKM Perkebunan di Kabupaten Melawi
Downloads
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya laporan keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha berbasis perkebunan, dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan usaha. CV Belaban Mekar sebagai usaha pembibitan kelapa sawit di Kabupaten Melawi telah melakukan pencatatan keuangan, tetapi pencatatan tersebut masih terbatas pada omset penjualan dan laporan kas. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan CV Belaban Mekar, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab belum diterapkannya SAK ETAP, serta menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Belaban Mekar belum menyusun lima komponen laporan keuangan sesuai SAK ETAP, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman akuntansi, rendahnya kesadaran terhadap pelaporan standar, bercampurnya keuangan pribadi dan usaha, serta belum lengkapnya dokumen pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK ETAP diperlukan untuk meningkatkan kualitas, ketepatan, dan kebermanfaatan laporan keuangan UMKM.
Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Dalam Penyajian Laporan Keuangan Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Keluarga Kabupaten Batu Bara (2018). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Anon (no date) ‘Analisis Penerapan Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP pada CV. Scorlets (SCT) Sukodadi Lamongan’.
Ayu, M. et al. (2018) ‘Analisis Penerapan SAK ETAP pada Koperasi’, 10(1).
Hery (2016) Laporan Keuangan.
Indonesia, I.A. (2007) Standar Akuntansi Keuangan. Edisi 2007. Jakarta: Salemba Empat.
Indonesia, I.A. (2009) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Jakarta: Salemba Empat.
Indonesia, I.A. (2010) Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Indonesia, I.A. (2016) Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.
Indonesia, I.A. (2018) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
Indonesia, I.A. (2019) PSAK 105: Akuntansi Mudharabah. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
Iriani, T. and Simamora, S.C. (2021) ‘Evaluasi Perbandingan Kinerja Perusahaan Berdasarkan Financial Ratio dan Du Pont System’, Jurnal M-PROGRESS, pp. 109–147.
‘Kajian Pustaka’ (2017) in Skripsi/Tesis STIE Indonesia, pp. 11–38.
Kriyantono (2020) ‘Metode Wawancara Dalam Penelitian Kualitatif’, Teknik Pengumpulan Data, (i), pp. 16–28.
Novita, N. (2018) ‘Tingkat Implementasi dan Persepsi Terhadap SAK ETAP’.
Copyright (c) 2026 Reni Dwi Widyastuti, Risal Risal, Endang Kristiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



