Pengaruh Karakteristik Tanah Dasar pada Ruas Jalan Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim terhadap Nilai CBR dan Swelling Shrinkage
Downloads
Infrastruktur jalan pada ruas Jayapura–Wamena, khususnya segmen Mamberamo–Elelim, memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah antara Papua dan Papua Pegunungan. Namun, ruas ini sering mengalami kerusakan perkerasan dan tanah dasar akibat kondisi geologi yang kompleks, curah hujan tinggi, serta karakteristik tanah yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik tanah dasar terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) dan perilaku swelling–shrinkage. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengambilan sampel tanah asli pada enam lokasi, yaitu STA 26+700, STA 30+600, STA 34+750, STA 39+475, STA 42+900, dan STA 44+800. Pengujian meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, batas susut, pemadatan standar Proctor, CBR laboratorium, dan swelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah memiliki sifat fisis dan mekanis yang bervariasi, dengan kadar air 10,92%–31,67%, berat jenis 2,58–2,75, dan indeks plastisitas 12,20%–19,57%. Nilai CBR pada kondisi unsoaked selalu lebih tinggi dibandingkan soaked, yang menunjukkan bahwa air menurunkan daya dukung tanah secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi plastisitas dan susut tanah, semakin rendah nilai CBR, sehingga diperlukan perbaikan tanah dasar dan pengendalian drainase.
Bowles John, Joseph, K. H. (1991). Sifat-sifat fisis dan geoteknis tanah. Jakarta: Erlangga.
Chen, F.H., (1975), “Fondation in Expansive Soil”, Elvesier Scienttific Publishning Company, New York.
Craig, R.F, (1989), “Mekanika Tanah”, Erlangga, Jakarta
Das, Braja M, (1995), “Mekanika Tanah, Jilid 2”, Erlangga, Jakarta.
Das, Braja M, (1985), “Mekanika Tanah, Jilid 1”, Erlangga, Jakarta.
Grim. RE., “Bentonites, Geology, Minerology, Properties and Uses”, Elsevier Scientific Publishing Company, Amsterdam, Oxford, New
Hary Christady Hardiyatmo, (1996), “Mekanika Tanah I”, Penerbit Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Hary Christady Hardiyatmo, (2002), “Teknik Pondasi I edisi kedua”, Penerbit Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Holtz, W.G. & Gibbs, Hj., (1954), “Engineering Properties of Expansive Clays”, Prog. ASCE, Soil Mechanic Foundation Div. 80 (516).
Spesifikasi Umum 2010 Revisi 3, Divisi.5 Seksi 5.4 “Lapis Pondasi Tanah Semen”
AASHTO, 1986, Guide for Design of Pavement Structures, Washington DC.
Standart Nasional Indonesia 03 – 1965 – 1990 : “Tentang Metode Pengujian Kadar Air Tanah”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1964 – 1990 : “Tentang Metode Pengujian Berat Jenis Tanah”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1967 – 1990 : “Tentang Metode Pengujian Batas Cair Tanah”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1966 – 1990 : “Tentang Metode Pengujian Batas Plastis Tanah”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1968 – 1990 : “Tentang Metode Pengujian Analisa Saringan”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1743 – 1989 : “Tentang Metode Pengujian Kepadatan Berat Untuk Tanah”
Standart Nasional Indonesia 03 – 1744 – 2002 : “Tentang Metode Pengujian CBR Laboratorium”
Standart Nasional Indonesia 03 – 6887 – 2002 : “Tentang Metode Pengujian Kuat Tekan Bebas”
Copyright (c) 2026 Indra Syaputra, Duha Awaluddin Kurniatullah, Bahtiar Bahtiar, Mujiati Mujiati, Bernathius Julison

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




