Analisis Identitas Lokal Desa Jaranan Kota Blitar Melalui Project Citizen Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Downloads
Globalisasi membawa dampak terhadap memudarnya identitas budaya lokal, termasuk kesenian tradisional yang menjadi ciri khas masyarakat daerah. Desa Jaranan di Kota Blitar memiliki kekayaan budaya berupa kesenian Jaranan yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol identitas, spiritualitas, dan nilai moral masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi identitas lokal Desa Jaranan melalui luaran Project Citizen mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan objek penelitian berupa video dokumentasi, poster, dan e-katalog hasil karya mahasiswa. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi non-partisipan, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas lokal Desa Jaranan direpresentasikan melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi spiritual-ritual, historis-kultural, serta moral dan etika sosial. Video dokumentasi menampilkan fungsi spiritual Jaranan sebagai sarana ritual dan pengikat solidaritas masyarakat. Poster memperlihatkan sejarah dan pengakuan Jaranan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, sedangkan e-katalog menegaskan nilai moral seperti disiplin, gotong royong, dan religiusitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Project Citizen berbasis kearifan lokal efektif memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pelestarian warisan budaya daerah.
Adiyani, L. K. (2024). Jaranan Mataraman: Identitas Sejarah, Kearifan Lokal, dan Warisan Budaya Tak Benda Desa Sanan. Harian Disway.
Adiyani, L. K. (2024). Sejarah Jaranan Mataraman sebagai Kesenian Lokal Kota Blitar. Universitas Airlangga Official Website. https://unair.ac.id.
Afifah, T., Samidi, & Lutfi, M. (2025). Kesenian Jaran Kepang sebagai Identitas Masyarakat Kediri: Partisipasi Pemuda dalam Melestarikan Kesenian Jaran Kepang. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7(2), 803–815.
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. (2025). Bincang Budaya dan Expo Proyek MKU 2025: Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Belajar Merawat Budaya dari Akar Masyarakat. https://akb.ac.id.
Alkaf, M. (2016). Spiritualitas Mistis Di Balik Ekspresi Kesenian Rakyat Jaranan. Acintya: Jurnal Penelitian Seni Budaya, 1(1).
Anita Trisiana, R. V. P. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Pilot Project Citizen Berbasis Nasionalisme pada Pendidikan Kewarganegaraan demi Mewujudkan Karakter Peserta Didik. Jurnal Kewarganegaraan, 13(2), 102-115.
Arifin, S. (2021). Istilah-istilah Kesenian Jaranan di Kabupaten Blitar (Kajian Etnolinguistik). Skripsi, Universitas Negeri Semarang.
Dewi, S. D. S. (2016). Tari Barongan Kucingan pada Pertunjukan Jaranan Kelompok Seni Guyubing Budaya di Kota Blitar. Greget: Jurnal Kreativitas dan Studi Tari, 14(1). https://doi.org/10.33153/grt.v14i1.1665[reference:6]
Firnanda, R. A. (2024). Jaranan Mataraman Art: Representation of History and Moral Values in Dusun Sanan, Blitar (Penelitian kualitatif).
Firnanda, R. A., & Adiyani, L. K. (2024). Jaranan Mataraman Art: Representation of History and Moral Values in Dusun Sanan, Blitar. CORE. https://core.ac.uk/works/163393769.
Fuady, M. I., Nasrulloh, M. E., & Budiya, B. (2025). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Kearifan Lokal Jaranan: Studi Kasus di Desa Kalisongo. Jurnal Vicratina
Husna, H., & Wahyudi, E. (2016). Pembinaan Civic Disposition melalui Model Pembelajaran Project Citizen dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 2 untuk Menumbuhkan Nilai Moral Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UPY. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 134-145.
Latifah, K. (2017). Makna Filosofis Kesenian Jaranan di Kabupaten Blitar [Skripsi]. IAIN Tulungagung.
Maksum, H. (2016). Pengaruh Sosialisasi Model Project Citizen untuk Meningkatkan Kecakapan Pendidikan Kewarganegaraan pada Pengembangan Sikap Nasionalisme. Jurnal Pedagogik, 3(2), 45-58.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mufrihah, D. Z. (2018). Fungsi Dan Makna Simbolik Kesenian Jaranan Jur Ngasinan Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Mudra: Jurnal Seni Budaya, 33(2), 171.
Muzaki, A. N., Trisiana, A., & Putri, E. S. (2022). Pemahaman Model Project Citizen bagi Siswa SMA/MA dalam Memperkokoh Identitas Nasional. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 9(1), 13-26.
Prakasa, S. (2016). Perancangan Buku Ilustrasi Jaranan Dengan Teknik Vektor Sebagai Upaya Melestarikan Budaya Lokal Kediri. Tugas Akhir, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya.
Rukiyati, R., & Purwastuti, L. A. (2016). Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Sekolah Dasar di Bantul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.10743[reference:7]
Susanti, R. P. (2016). Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Model Project Citizen terhadap Sikap Nasionalisme dan Partisipasi Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (Tesis, Universitas Negeri Yogyakarta).
Ulfah, N., Cholifah, A. N., & Hidayah, Y. (2024). Integrasi Kearifan Lokal dalam Implementasi Project Citizen melalui Pembelajaran PPKn. Prosiding Seminar Nasional PPKn, Universitas Terbuka, 78-90.
Copyright (c) 2026 Panji Purnomo, Muchamad Saiful Muluk, Hindra Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




