INOVASI PEMBELAJARAN B.INGGRIS UNTUK SISWA
SMP AL-ISTIQOMAH MELALUI METODE SMALL GROUP DISCUSSION
Nihayatunnisa
SMP Plus Al-Istiqomah
|
Riwayat Artikel: Received: 03-11-2022 Revised: 12-11-2022 Accepted: 21-11-2022 Keywords:
Learning,
Innovation, Small Group Discussion Kata
Kunci: Pembekajaran, Inovasi,
Small Group Discussion |
|
Abstract Subjects at school are often avoided by students, one of which is
English. Such problems make students find it difficult to take foreign
language classes. The mechanism of the model of learning foreign languages
in schools. Challenges for teachers to provide the latest
innovations. The purpose of this study is to improve the student learning
innovation model with the small group discussion method, the research method
with a descriptive qualitative approach with data collection techniques of
observation, interviews and documentation. Data analysis with triangulation
technique. The main informants were 2 students who had difficulty
understanding English, and the supporting informants were 1 English teacher
and 1 class teacher. The results showed that the learning model through the
development of small group discussions made it easier for students to improve
vocabulary understanding. Students form word investments in the memorization
system and are developed through pictures, presented to small groups and then
analyzed. To go through the process, it is done by verbal speaking process
with the results of the evaluation students can add vocabulary quickly and
are able to understand telling stories well |
|
|
Abstrak
Mata pelajaran di sekolah sering dihindari oleh siswa salah satunya adalah bahasa inggris.Permasalahan
demikian menjadikan siswa merasa sulit mengikuti kelas bahasa asing.� Mekanisme model belajar bahasa asing di sekolah. Tantangan bagi guru untuk memberikan inovasi terbaru. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan model inovasi belajar siswa dengan metode small group discussion, metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik triangulasi. Informan utama adalah 2 siswa yang mengalami kesulitan memahami bahasa inggris, dan informan pendukung 1 guru b.inggris dan 1 guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model belajar melalui pengembangan small group discussion memudahkan siswa dalam meningkatkan
pemahaman vocabulary. Siswa membentuk
investasi kata pada system hafalan
dan dikembangkan melalui gambar, di presentasika kepada kelompok kecil kemudian dianalisis. Untuk menjalani proses tersebut dilakukan dengan proses
speaking verbal dengan hasil
evaluasi siswa dapat menambah kosakata dengan cepat dan mampu memahami telling story dengan baik.� |
Corresponding Author:
Nihayatunnisa�
E-mail:
[email protected]
PENDAHULUAN
����������� Kurikulum
di sekolah sudah terjadi pergeseran yang cukup membingungkan bagi pendidik di sekolah. Perubahan kurikulum tersebut menjadikan siswa perlu beradaptasi kembali. Kesadaran bagi guru saat ini menjadi kunci
keberhasilan sistem pembelajaran. Guru dituntut untuk terus berinovasi
dengan kebutuhan perkembangan siswa. (Mubarok, 2022) Dengan dilakukan asesment akan memudahkan guru dalam memperoleh informasi dari siswa yang berkaitan dan sangat membantu dalam klasifikasi pengembangan program pembelajaran bagi siswa yang kesulitan belajar. Pada program khusus berdasarkan jenis kesulitan belajar atau keterampilan yang belum dikuasai siswa. Hasil dari asesement dilapangan dapat menjadi rekomendasi
penting untuk dikembangkan dalam evaluasi proses dan hasil belajar mengajar di kelas.
����������� Kehadiran
siswa di sekolah menjadi upaya guru untuk selalu dinamis
dalam penyampaian pelajaran di kelas. Metode duduk dan menerangkan sudah dirasa tidak
menarik siswa merasa bosan dnegan
model penmbelajaran konvensional.
Fenomena kejenuhan belajar dikalangan siswa menjadi hambatan
dalam pelaksanaan belajar di kelas ketika guru tidak ada inovasi dan pergerakan bebas untuk siswa. (Journal & Kamaruddin, 2022) Ada manusia yang sanggup mengatasi persoalan dengan mudah tanpa
bantuan dari pihak lain, tetapi
tidak sedikit manusia yang tidak mampu mengatasi persoalan bila tidak dibantu orang lain (Bimbingan Konseling et al., 2015) Guru yang berkulitas tentunya memiliki tingkat profesionalitas yang tinggi dalam melaksanakan tugas kerja dengan
meningkatkan rasa tanggung jawab dan dedikasi tinggi.
Pengajaran yang baik menjadi dukungan
dari guru terhadap kemauan siswa. seorang guru perlu memikirkan metode dan pendekatan yang akan digunakan (Pelajar, 2010). Model pembelajaran
selama ini masih bersifat klasikal dan monoton. Untuk meningkatkan motivasi dan antusias siswa perlu adanya
penerapan model baru seperti membentuk kelompok kecil dalam satu kelas.
Tujuan demikian dilakukan guru untuk meningkatkan nilai efektifitas, keaktifa, mewujudkan kerjasama.
����������� Pada unsur kelompok akan terbentuk jaringan komunikasi guna meningkatkan pengetahuan dengan adanya kepercayaan satu sama lain menjalin komunikasi. (27037, 2013) pesan komunikasi dapat berupa pikiran yang dinyatakan dalam bahasa sebagai kemampuan manusia untuk mengutarakan pikiran kepada orang lain. (Diajukan et al., 2010) masalah besar dalam bidang
pendidikan di Indonesia yang banyak
dibicarakan adalah rendahnya mutu pendidikan. Masalah lain dalam bidang pendidikan
di Indonesia yang juga banyak dibicarakan
Para ahli pendidikan berpendapat bahwa proses pembelajaran di sekolah sampai saat ini
cenderung berpusat kepada guru.
�Tugas guru adalah menyampaikan materi-materi dan siswa diberi tanggung
jawab untuk menghafal semua pengetahuan. Memang pembelajaran yang berorientasi
target penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi mengingat dalam jangka pendek, tetapi gagal dalam
membekali anak memecahkan masalah dalam kehidupan jangka panjang. Kegagalan pada sistem tersebut memberikan evaluasi bagi guru untuk lebih cermat
dalam membuat program perencanaan pembelajaran diawal semester. Belajar akan lebih bermakna
jika anak mengalami apa yang mereka pelajari bukan mengetahuinya, oleh karena itu para pendidik telah berjuang dengan segala cara dengan
mencoba untuk membuat apa yang dipelajari siswa disekolah agar dapat dipergunakan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
(DODI FEBRIANSYAH, 2017)
Kegiatan di sekolah menjadi berkualitas ketika metode pembelajaran terdapat pembaharuan dan memberikan kemudahan bagi siswa serta peningkatan atas proses yang dijalani. Dukungan dari beberapa pihak sekolah untuk mengembangkan pembelajaran baru harus disepakati oleh beberapa pihak yang terlibat. Guru tidak dapat bekerja sendiri ketika tidak mendapatkan dukungan dari kepala sekolah dan personil sekolah lainnya. Manajemen mutu pembelajaran dapat berhasil maka memerlukan suatu konsep, perencanaan dan organisasi yang dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur.(Indonesia et al., 2018)
Berdasarkan permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Bagaimana proses pembelajaran bahasa inggris dengan metode small group
discussion untuk siswa
SMP Al �Istiqomah? 2. Apakah
metode tersebut memberikan peningkatan pemahaman terhadap pembelajaran B.inggris?� dari permasalahan tersebut diketahui bahwa siswa dan guru harus bekerjasama dengan baik. Terstruktur dan membangun. Kebutuhan siswa dapat dipenuhi
oleh guru dan guru mampu memberikan
peluang bagi siswa untuk berkembang
secara optimal. Kolaborasi antara guru mata pelajaran bahasa inggris, siswa , orang tua dan guru kelas dapat membantu
siswa dalam menghadapi pembelajaran di sekolah.
METODA PENELITIAN
kualitatif, yaitu suatu penelitian
yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisa fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif mempunyai dua tujuan utama
yaitu, pertama menggambarkan dan mengungkap (to describe and explore) dan kedua menggambarkan dan menjelaskan (to describe
and explain). Bersifat deskriptif
karena digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan
yang sedang dihadapi pada situasi sekarang dengan tujuan utama
membuat gambaran tentang suatu keadaan
secara obyektif. (Iii, 2014)
Penelitian ini menjadi penelitian
lapangan yang bersifat analisis deskriptif yang berupa uraian naratif
mengenai suatu proses pembelajaran sesuai dengan masalah yang diteliti di SMP AL ISTIQOMAH Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. (Indonesia et al., 2018) Metode mengamati sangat bermanfaat bagi pemenuhan rasa ingin tahu peserta
didik. peneliti melangsungkan wawancara dengan 2 informan siswa dan 1 guru b. inggris, 1
guru kelas.
Teknik analisis data dengan menggunakan triagulasi sumber. (OKTAVIA, 2022) Triangulasi sumber yaitu membandingkan
dan mengecek informasi yang
diperoleh peneliti dalam waktu dan sumber yang berbeda. Dalam hal ini,
peneliti melakukan triangulasi dengan jalan membandingkan data hasil observasi dengan data hasil wawancara dengan sejumlah sumber, membandingkan hasil observasi dengan hasil wawancara dan membandingkan hasil wawancara dengan hasil dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti.
HASIL DAN PEMBAHASAN
����������� Pendidikan merupakan suatu proses untuk menyampaikan pesan kepada peserta
didik. Pesan yang dimaksud adalah materi pelajaran yang dirancang dan disajikan dengan berbagai metode oleh guru. (Murnasih, 2013). Berdasarkan
hasil penelitian di SMP AL ISTIQOMAH diketahui bahwa
penggunaan metode small
group discussion pada siswa membawa
perubahan dan inovasi baru. Siswa merasa
enjoy dalam mengikuti pembelajaran bahasa asing yaitu bahasa
inggris. Ada beberapa siswa yang tidak menyukai mata pelajaran
bahasa inggris. Guru, wali kelas melakukan
evaluasi dan menerapkan beberapa metode untuk siswa pada capaian pembelajaran yang belum tercapai salah satunya adalah mata pelajaran bahasa inggris. Penerapan metode tersebut menjadikan kekuatan besar dalam kelompok tersebut.
����������� Beberapa
proses diberlakukan salah satunya
adalah anggota kelompok mematuhi aturan dan mengikuti prosedur pembelajaran small group discussion. (Kosanke, 2019) Menurut W. Sanajaya dengan mengutip pendapat Kemp, mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara
efektif dan efisisen. Menurut (Kosanke, 2019) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan
metode merupakan cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud, sehingga dapat dipahami bahwa metode adalah
suatu cara yang harus dilalui untuk
menyajikan bahan pelajaran agar tercapai tujuan pengajaran. Kesepakatan dan kesukarelaan dapat dibangun secara kelompok untuk meningkatkan hasil capaian lebih
optimal.
Gambar.1
Berdasarkan hasil
dari analisis gambar.1 diketahui bahwa kemampuan bahasa inggris siswa SMP AL ISTIQOMAH mengalami perubahan tinggi terhadap perkembangan metode small group
discussion dengan kategori penguasaan vocabulary pada angka
30%, grammer 15%, Speaking 30%, Listening 25%. Dari hasil penelitian mendapatkan rekomendasi untuk dikembangkan bagi siswa di SMP. Kemudahan yang dirasakan dan tingkat rileksasi serta rasa ingin terus belajar sudah
terbentuk oleh kelompok. Melalui adanya kesadaran, kepahaman dan komitmen kolaborasi kelompok memberikan peluang besar bagi
siswa dalam mengembangkan potensi penguasaan bahasa secara komprehensif.�
(Siregar, 2022)
belajar adalah
kemampuan yang diperoleh anak setelah belajar
adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Belajar itu sendiri
merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap. Dalam kegiatan pembelajaran atau kegiatan intruksional,
biasanya guru menetapakan tujuan belajar. melalui kegiatan belajar. Belajar itu sendiri merupakan
suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan
perilaku yang relatif menetap. Dalam kegiatan pembelajaran atau kegiatan intruksional,
biasanya guru menetapakan tujuan belajar.
hasil belajar siswa adalah
kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui
kegiatan belajar. Karena belajar itu sendiri
merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan prilaku relatif yang menetap.
(Wicaksana, 2016) Model pembelajaran ini merupakan salah satu varian dari model pembelajaran kelompok. Model pembelajaran ini dilakukan dengan membagi siswa kedalam
kelompok-kelompok kecil
yang terdiri atas 4-5 orang
yang memiliki kemampuan berbeda. Model pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi
lebel aktif. Siswa. Istilah pengembangan ilmu pengetahuan dapat dirangkum dalam ruang pendidikan formal seperti pembelajaran. Pada proses
belajat siswa memiliki indikator capaian dan tolak ukur keberhasilan berupa nilai. Guru dan siswa dapat membentuk
angka pembelajaran dengan mengedepankan aspek kognitif. Pada prinsipnya kelompok belajar membentuk aspek perkembangan sosial siswa. Menurut
(Wicaksana, 2016) belajar merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan seseorang sebagai hasil interaksi
dengan lingkungan sehingga ada perubahan
tingkah laku atau pengetahuan dari yang tidak tahu menjadi tahu,
dan yang tahu menjadi paham. Sedangkan yang penulis maksudkan dengan minat belajar
di sini adalah suatu keinginan atau kemauan yang disertai perhatian dan keaktifan yang disengaja.
Pada tahapan belajar kelompok memiliki karakteristik nilai dan tingkat keberhasilan yang berbeda antara siswa satu
dengan siswa lainnya. (Wicaksana, 2016) Keterampilan
Interpersonal dan Kelompok Kecil (Interpersonal and Small Group Skill) Dalam belajar kooperatif,
selain dituntut untuk mempelajari materi yang diberikan, seorang siswa dituntut
untuk belajar bagaimana berinteraksi dengan siswa lain dalam kelompoknya. Bagaimana siswa bersikap sebagai anggota kelompok dan menyampaikan ide dalam kelompok akan menuntut
keterampilan khusus untuk mencapai keberhasilan dan kemudahan belajar.
Untuk meningkatkan sistem pembelajaran secara strategi belajar kooperatif terdapat saling ketergantungan positif untuk mencapai tujuan belajar. Peserta didik bisa
mencapai tujuan belajar hanya apabila
dalam kelompoknya juga mencapai tujuan belajar sebagian siswa yang dapat mencapai tahap perkembangan belajar dengan kategori baik dan mampu bekerjasama dengan kelompok dapat mencapai tingkat kesempatan untuk berhasil (sukses).
KESIMPULAN
Proses pembelajaran bahasa inggris di SMP Al Istiqomah dapat berkembang dengan baik melalui metode small group discussion. Siswa antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Dengan adanya small group
discussion memberikan peningkatan
pemahaman bahasa inggris dan pembendaharaan kosa kata kegiatan diskusi ini menjadikan
siswa pandai dan percaya diri dalam
speaking.� Perkembangan metode tersebut menjadi kekuatan kelompok dan saling mendukung antara siswa yang sudah bisa memahami speaking, grammer dengan siswa yang masih memahami kosa kata pada konteks hafalan. Kolaborasi antar kelompok membangun kekuatan untuk saling meningkatkan minat dan mengembangkan bakat pada diri setiap siswa, metode
small group discussiondapat
membantu memudahkan siswa dalam mempelajari
bahasa inggris
DAFTAR PUSTAKA
27037, L.
(2013). No Analisis struktur co-dispersi dari indikator terkait kesehatan
dari orang utamaTitle. 27037.
Bimbingan
Konseling, J., Basith, A., Prodi Bimbingan dan Konseling, A., Pascasarjana, P.,
& Negeri Semarang, U. (2015). 49 Jurnal Bimbingan Konseling 4 (2) (2015)
PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK UNTUK MENINGKATKAN
PROFESIONALITAS GURU BK SMA DI KABUPATEN KUBU RAYA. 4(2).
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jubk
Diajukan,
S., Fakultas, K., Tarbiyah, I., Untuk, D. K., Gelar, M., & Pendidikan, S.
(2010). Pengaruh Pendekatan Paikem Terhadap Hasil Belajar Ips Siswa Smp
Islam Al-Fajar Pamulang.
DODI
FEBRIANSYAH. (2017). IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN (di Sekolah
Dasar Islam Terpadu Rabbi Radhiyya Kabupaten Rejang Lebong). 1�137.
Iii, B. A.
B. (2014). METODE PENELITIAN Secara umum , metode penelitian dapat diartikan
sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan 1 dan kegunaan
tertentu . Metode merupakan suatu hal yang sangat penting dalam suatu
penelitian , karena metode adalah salah satu up. 67�79.
Indonesia,
R., Hukum, K., Hak, D. A. N., & Manusia, A. (2018). Penelitian Strategis
Nasional.
Journal,
E., & Kamaruddin, N. F. (2022). Coution : Journal of Counseling
and Education Prospek Bimbingan Konseling Islam Di Era Media Baru. 3,
49�57.
Kosanke, R.
M. (2019). No Title No Title No Title. 22�66.
Mubarok, R.
A. (2022). Coution : Journal of Counseling and Education Gangguan
Disgrafia Pada Anak Usia 7 Tahun. 3, 65�70.
Murnasih.
(2013). Yang paling sulit untuk dilihat . HaaretzPENGEMBANGAN RELIEF ZONA
TRANSISI GUNUNG DI CAYNOS. No Title. In Journal of Chemical Information and
Modeling (Vol. 53, Issue 9).
OKTAVIA, N.
(2022). Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Telegram
Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas Vii Di �.
http://repo.uinsatu.ac.id/26456/%0Ahttp://repo.uinsatu.ac.id/26456/6/BAB IV.pdf
Pelajar, P.
(2010). BAB I PENDAHULUAN A . Latar Belakang Masalah komprehensif dan
integral 3 , tidak hanya pada persoalan ubudiyah manusia sebagai perangkat
penataan sosial yang diarahkan pada kemaslahatan manusia itu sendiri . Al- Qur
‟ an dan Hadits. 1�21.
Siregar.
(2022). No Title Yang paling
sulit untuk dilihat . Haaretz 8.5.2017, 2003�2005.
Wicaksana,
A. (2016). No Title No Title No Title. Https://Medium.Com/. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf