ANALISIS PENGEMBANGAN DISTRIBUSI ZAKAT DAN KRITERIA MUSTAHIK DI LAZISMU BEKASI
Rita Murtiningrum1, Cris Kuntadi2 �
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
[email protected]1, [email protected]2
|
Riwayat Artikel: Received: 11-10-2022 Revised: 21-10-2022 Accepted: 30-10-2022 Keywords:
Development, Zakat, Mustahik Criteria KataKunci: Pengembangan, Zakat, Kriteria Mustahik . |
|
Abstract A research or commonly referred to as a scientific article, in previous
research or relevant research is a very important thing, serves to support
the theory and phenomena of the relationship or influence between variables.
This article is an article that reviews the factors that can affect fraud
prevention, namely: internal audit, internal control, and the whistleblowing
system. The purpose of this review article is to form a hypothesis of the
influence between variables that can be used for future research. The results
of this literature review article are: internal audit, internal control, and
the whistleblowing system have an effect on fraud prevention. |
|
|
Abstrak
Suatu riset atau biasa
disebut dengan artikel ilmiah, dalam riset terdahulu
ataupun riset yang relevan merupakan suatu hal yang sangat penting, berfungsi untuk mendukung teori serta fenomena
hubungan atau pengaruh antar variable.
Artikel ini merupakan artikel yang mereview faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pencegahan fraud, yaitu: audit internal, pengendalian
internal, dan wishtleblowing system. Tujuan artikel review ini untuk membentuk
sebuah hipotesis pengaruh antar variabel yang dapat dimanfaatkan untuk riset yang akan datang. Hasil artike literature
review ini yaitu: audit
internal, pengendalian internal, dan whistleblowing
system berpengaruh terhadap
pencegahan fraud. |
Corresponding Author:
Rita Murtiningrum
E-mail:
[email protected]
PENDAHULUAN
Perusahaan besar maupun perusahaan kecil selau dihadapi
sebuah ancaman yang berupa fraud (kecurangan). Fraud merupakan suatu perbuatan yang dilakukan dengan tidak jujur
dan secara sengaja yang dapat menimbulkan kerugian terhadap perusahaan, bahkan bukan hanya dapat
merugikan perusahaan tetapi juga dapat merugikan karyawan dan juga orang
lain. Para pelaku bisnis di
dunia telah menjadikan
fraud sebagai pusat perhatian yang sangat difokuskan.
Fraud telah menghancurkan banyak perusahaan, dikarenakannya kurangnya pencegahan ataupun pendeteksian tindakan fraud tersebut yang menimbulkan menurunnya kepercayaan publik atau masyarakat.
Dalam buku sistem kendali
kecurangan yang ditulis
oleh Dr. Cris Kuntadi
(2015) terdapat 8 (delapan)
elemen sikencur yang dapat di implementasikan oleh perusahaan-perusahaan, yang dimana
secara kebetulan terbentuk dari akronim SIKENCUR itu sendiri, yaitu:
1.
Sistem kepemimpinan yang kuat dan bersih.
2.
Internalisasi nilai dan budaya anti kecurangan.
3.
Kerangka utama tata kelola program anti kecurangan.
4.
Efektivitas kebijakan dan penegakan peraturan.
5.
Netralisasi risiko kecurangan melalui perangkat pencegahan.
6.
Cari temukan sejak dini kasus
kecurangan yang terjadi.
7.
Usut cepat dan tuntas kasus kecuranagan yang ditemukan.
8.
Rutinkan monitoring, evaluasi, dan pelaporan efektivitas Sikencur.
Selain 8 (delapan) elemen tersebut, perlu ada beberapa perangkat
pendukung seperti: standar perilaku, kode etik, pelaporan
pelanggaran (whistle blower) dan perangkat-perangkat
lainnya yang diperlukan serta disesuaikan dengan kebutuhan setiap perusahaan. Menurut Tuanakotta (2011) pencegahan fraud dimulai dari pengendalian internal. Pengendalian internal yang baik memerlukan dukungan dari audit internal yang baik dengan memiliki keahlian profesional dan juga integritas yang tinggi. Pencegahan fraud juga bisa dengan whistleblowing system (wbs)
yang merupakan suatu penyampaian pengaduaan dalam dugaan tindak
pidana korupsi yang telah terjadi maupun
yang akan terjadi yang melibatkan pegawai dan orang lain
secara berkaitan di dalam organisasi tempat mereka bekerja.Menurut
penelitian yang dilakukan
oleh Cut Ismi Wilda Fitri
(2016) peran auditor internal berpengaruh
positif terhadap pencegahan fraud yang menyatakan bahwa auditor internal sangat diperlukan
oleh perusahaan dalam melakukan pengendalian serta untuk mengevaluasi
aktivitas kegiatan perusahaan untuk upaya pencegahan fraud.
Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Zarlis (2018) menjelaskan bahwa pengendalian internal berpengaruh signiifkan terhadap pencegahan fraud dan menurut Romadaniati, Taufeni Taufik, dan Azwir Nasir (2020) menjelaskan bahwa sistem pengendalian
internal dan whistleblowing system berpengaruh terhadap pencegahan fraud. Berdasarkan penjelasan yang sudah penulis uraikan,
maka penulis termotivasi untuk melakukan studi literatur yang membahas audit
internal, pengendalian internal, dan whistleblowing
system berpengaruh terhadap
pencegahan fraud guna membangun hipotesis untuk riset yang selanjutnya.
METODA PENELITIAN
Ditinjau dari jenis datanya, pendekatan penulisan artikel reveiw ini dengan
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka atau library research, bersumber dari aplikasi online google
scholar dan media online akademik lainnya,
yang dimana tujuan dari penelitian kualitatif ini dapat diketahui apakah audit internal, pengendalian
internal, dan whistleblowing system berpengaruh terhadap pencegahan fraud.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan kajian teori dan penelitian terdahulu tentang audit internal, pengendalian
internal, dan whistleblowing system berpengaruh terhadap pencegahan fraud yaitu:
1.
Pengaruh audit internal terhadap pencegahan fraud
Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan
oleh� Dina Rizkyana,
Hendra Gunawan, dan Pupung Purnamasari (2015) yaitu audit
internal berpengaruh signifikan
terhadap pencegahan fraud, dimana semakin baik audit internal akan diikuti pencegahan fraud yang semakin
baik. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Komang Yoga Mahendra, A.A.A Erna Trisnadewi, dan Gusti Ayu Intan Saputra Rini
(2020) audit internal berpengaruh signifikan
terhadap pencegahan fraud�
pada BUMN di Denpasar dan menurut penelitian yang dilakukan oleh Syarthini Indrayani, Andi Arman,
Mira, dkk (2021) memberikan
hasil penelitian yaitu audit internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud� dalam kategori sangat baik.
2.
Pengaruh pengendalian internal terhadap pencegahan fraud
Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan
oleh Dewi Novita Wulandari,
dan Muhammad Nuryatno (2018) yaitu
pengendalian internal berpengaruh
signifikan terhadap pencegahan kecurangan menurut persepsi BPK, semakin tinggi pengendalian internal maka pencegahan kecurangan akan semakin meningkat.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Indra Firmansyah
(2018) yaitu pengendalian
internal berpegaruh signifikan
dan sudah berjalan dengan baik, maka
pencegahan fraud
juga akan baik. Penelitian yang dilakukan oleh Hani
Fitria Rahmani, dan Nensi Rahayu (2022) menunjukkan bahwa secara simultan audit internal
dan pengendalian internal berpengaruh
signifikan terhadap pencegahan fraud dan
menurut penelitian yang dilakukan oleh Novryani Silvia Clianta Pakpahan, dan Prof. Dr.
Hiro� Tugiman
(2019) pengendalian internal memiliki
hasil yang baik dan berkualitas dimana berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud.
3.
Pengaruh whistleblowing system
terhadap pencegahan fraud
Berdasarkan penelitian
yang dilakukan oleh Ni Putu Agustina Widyawati, Edy Sujana, dan Gede Adi Yuniarta (2019) menyatakan bahwa whistleblowing system dan pengendalian internal berpengaruh
berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud.�
Menurut penelitian
yang dilakukan oleh Kivaayatul
Akhyaar, Annisa Hakim Pureatini, Naufal Afif, dan Wahyu
Anggit Prasetya (2022) menyatakan bahwa whistleblowing system berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud. Penelitian
yang dilakukan oleh Ni Putu Agustina Widyawati, Edy Sujana, dan Gede Adi Yuniarta (2019) yaitu whistleblowing
system berpengaruh signifikan
terhadap pencegahan fraud. Nyoria Anggraeni Mersa, Sailawati, dan Niken Elok Larasatining Malini (2021) dalam penelitiannya juga memberikan hasil bahwa whistleblowing
system berpengaruh signifikan
terhadap pencegahan fraud.
Penelitian yang dilakukan
oleh Komang Candra Restalini
Anandya, dan Desak Nyoman
Sri Werastuti (2020) dan juga penelitian
yang dilakukan oleh Komang Agus Sudarma, I Gusti Ayu Purnamawati, dan Nyoman
Trisna Herawati (2019) juga
memberikan hasil bahwa memberikan hasil bahwa whistleblowing system berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud. Dengan hal ini
berarti semakin efektif whistleblowing
system maka tingkat pencegahan terhadap fraud semakin tinggi pula.
KESIMPULAN
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah audit internal, pengendalian
internal, dan whistleblowing system berpengaruh terhadap pencegahan fraud.
DAFTAR PUSTAKA
Commission, C. of S. O. (COSO) of T. (2004). Internal Control-Integrated
Framework.
Cut Ismi Wilda Fitri. (2018). Pengaruh Budaya Organisasi dan Peran Auditor
Internal Terhadap Pencegahan Fraud.
Dr. Cris Kuntadi, SE, MM, C. (2015). Sikencur (Sistem Kendali Kecurangan),
Menata Birokrasi. Elex Media Komputindo.
Firmansyah, I. (2021). Pengaruh Audit Internal dan Pengendalian Internal
Terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) di PT. Perkebunan Nusantara VIII. Land
Journal, 1(2), 138�148. https://doi.org/10.47491/landjournal.v1i2.705
Ida Bagus Dwika Maliawan, Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak., I Putu Gede
Diatmika,SE.AK., M. S. (2017). Pengaruh Audit Internal Dan Efektivitas
Pengendalian Intern Terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) (Studi Empiris Pada
Bank Mandiri Kantor Cabang Area Denpasar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
UNDIKSHA, 8(2). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/S1ak/article/view/13355
Indrayani �, S., Arman, A., Dewi Zettira, N., Herman, N., & Sarda, S.
(2021). Pengaruh Audit Internal dan Independensi terhadap Pencegahan Kecurangan
(Fraud) Laporan Keuangan. SEIKO : Journal of Management & Business,
4(2), 563�572. https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i1.1685
Kivaayatul Akhyaar, Anissa Hakim Purwantini, Naufal Afif, & Wahyu
Anggit Prasetya. (2022). Pengaruh Kepatuhan Pelaporan Keuangan, Sistem
Pengendalian Internal Dan Whistleblowing System Terhadap Pencegahan Fraud
Pengelolaan Dana Desa. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 13(2), 202�217.
https://doi.org/10.22225/kr.13.2.2022.202-217
Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran - SPP (Whistleblowing System - WBS),
(2008). http://www.knkg-indonesia.org/dokumen/Pedoman-Pelaporan-Pelanggaran-Whistleblowing-System-WBS.pdf
Mahendra, K. Y., Erna Trisna Dewi, A. A. ., & Rini, G. A. I. S.
(2021). Pengaruh Audit Internal dan Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap
Pencegahan Kecurangan (Fraud) Pada Bank Bumn di Denpasar. Jurnal Riset
Akuntansi Warmadewa, 2(1), 1�4. https://doi.org/10.22225/jraw.2.1.2904.1-4
Mersa, N. A., Sailawati, & Malini, N. E. L. (2021). Pengaruh
Whistleblowing System Sistem Pengendalian Internal Budaya Organisasi Dan
Keadilan Organisasi Trhadap Pencegahan Kecurangan. Jurnal Akuntansi Keuangan
Dan Bisnis, 14(1), 85�92.
Puspitanisa, W., & Purnamasari, P. (2021). Pengaruh Whistleblowing
System dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pencegahan Fraud. Jurnal
Riset Akuntansi, 1(1), 42�46. https://doi.org/10.29313/jra.v1i1.188
Rahmani, H. F., & Rahayu, N. (2022). Pengaruh Peran Audit Internal Dan
Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Terjadinya Kecurangan (fraud) Pada
Pasim Group Wilayah Bandung. Seminar Nasional Riset �, 34�42. http://jurnalekonomi.unisla.ac.id/index.php/Semnas/article/view/1188%0Ahttps://jurnalekonomi.unisla.ac.id/index.php/Semnas/article/download/1188/727
Rizkyana, D., Gunawan, H., & Purnamasari, P. (2015). Pengaruh Audit
Internal dan Audit Eksternal Terhadap Pencegahan Fraud (Survey pada BUMN di
Kota Bandung, Jawa Barat). In Prosiding Akuntansi (Vol. 1, Issue 1, pp.
287�293).
The Institute of Internal (IIA) Auditors. (2016). Standar International
Praktek Profesional Audit Internal (Standar).
Tuanakotta, T. M. (2007). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif.
Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPFE UI).
Tugiman Hiro, Silvia, N., & Pakpahan, C. (2019). Pengaruh Audit
Internal dan Pengendalian Intern Terhadap Pencegahan Kecurangan pada Inspektorat
Provinsi Jawa Barat. 6(3), 5687�5697.
Widyawati, N. P. A., Sujana, E., & Yuniarta, G. A. (2019). Pengaruh
Kompetensi Sumber Daya Manusia, Whistleblowing System, dan Sistem Pengendalian
Internal Terhadap Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Dana BUMDES (Studi Empiris
pada Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Buleleng). Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Akuntansi, 10(3), 368�379.
Wulandari, D. N., & Nuryanto, M. (2018). Pengaruh Pengendalian
Internal, Kesadaran Anti-Fraud, Integritas, Independensi, dan Profesionalisme Terhadap
Pencegahan Kecurangan. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 4(2), 117.
https://doi.org/10.26486/jramb.v4i2.557
Zarlis, D. (2018). Pengaruh Pengendalian Internal Terhadap Fraud di Rumah
Sakit (Studi Empiris pada Rumah Sakit Swasta di Jabodetabek). Jurnal
Transparansi, 1(2), 206�217.