PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 DALAM MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 1 PRABUMULIH

 

Nuroin

Universitas Terbuka

[email protected]

 

 

Riwayat Artikel:

Received: 03-12-2022

Revised: 11-12-2022

Accepted: 17-12-2022

 

Keywords: Learning Media, Macromedia Flash 8, interest to learn

 

 

Kata Kunci: Media Pembelajaran, Macromedia Flash 8, minat belajar.

 

 

Abstract

This research is entitled "The influence of Macromedia Flash 8 Based Learning Media in Creative Products and Entrepreneurship Subjects at SMK Negeri 1 Prabumulih" This type of research in this study used quantitative research. The formulation of the problem in this study is how the effect of valid learning media and whether there is an effect of effectiveness on students' learning interest. The subjects of this study were class XI students of Office Management Automation at SMK Negeri 1 Prabumulih. This research was conducted in an odd semester (2022/2023). This type of research is quantitative with observation and questionnaire research methods. The research sample consisted of two variables, namely variable X with descriptive analysis of the influence of macromedia flash 8 learning media and variable Y with descriptive analysis of students' learning interest in the subject matter of Creative Products and Entrepreneurship. Data collection was carried out using an instrument in the form of a questionnaire which was given after the students understood the contents of the macromedia flash 8 learning media. After that the researcher gave question points to see how far the students obtained learning outcomes effectively, the researcher used a formative assessment process at the end of the lesson. The results showed that the use of Macromedia Flash 8 learning media can increase students' interest in learning, Macromedia Flash 8-based learning has an effective impact on learning interest of class XI students of Office Management Automation at SMK Negeri 1 Prabumulih. Based on the results of these data it can be concluded that the influence of learning media based on Macromedia Flash 8 is valid and has an effect on effectiveness on students' learning interest.

 

 

Abstrak

Penelitian ini berjudulPengaruh Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash 8 dalam Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih�. Jenis penelitian pada penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh media pembelajaran yang valid dan adakah dampak efektivitas terhadap minat belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil (2022/2023). Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian observasi dan angket. Sample penelitian terdiri dari dua variabel, yaitu variabel X dengan analisis deskriptif pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dan variabel Y dengan analisis deskriptif minat belajar siswa pada mapel Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket yang diberikan setelah siswa memahami isi dari media pembelajaran macromedia flash 8. Setelah itu peneliti memberikan point-point pertanyaan untuk melihat sejauh mana peserta didik memperoleh hasil belajar dengan efektif, peneliti menggunakan proses penilaian formatif di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran Macromedia Flash 8 dapat meningkatkan minat belajar peserta didik, pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 memiliki dampak efektivitas terhadap minat belajar peserta didik kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaruh media pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 valid dan memiliki dampak efektivitas terhadap minat belajar peserta didik.

 

Corresponding Author: Nuroin

E-mail: [email protected]

 

 

 

 

 

 

 

 

PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan proses pengembangan daya nalar, keterampilan, dan moralitas kehidupan pada potensi yang dimiliki oleh setiap manusia. Melalui pendidikan pula berbagai aspek dikembangkan, tidak terkecuali masalah dalam proses belajar pun perlu diselaraskan dan distabilkan agar kondisi belajar tercipta sesuai dengan tujuan yang dicapai.

Hamalik (2008: 3) mengemukakan bahwa �Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi peserta didik supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya, dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara kuat�� dalam kehidupan masyarakat�.

Sekolah menjadi pusat pendidikan untuk dapat memberikan pengalaman belajar kepada para siswa dan tempat di mana dilakukannya kegiatan belajar secara formal. Oleh sebab itu sekolah diharapkan mampu melaksanakan fungsi pendidikan secara optimal, yakni menggunakan kemampuan serta meningkatkan mutu untuk mewujudkan tujuan nasional dan kemajuan bangsa melalui proses pendidikan. Dengan pendidikan manusia berusaha menggunakan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi akibat adanya kemajuan ilmu pengembangan dan teknologi.

Dalam upaya meningkatkan minat belajar peserta didik, merupakan Komponen Standar Pembelajaran kurikulum 2013 bahwa pembelajaran dilaksanakan bersama peserta didik dengan metode interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, kreatif inovatif dan memotivasi peserta didik. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidik diharapkan mampu dalam menguasaimata pelajaran. Pendidik dapat memanfaatkan dalam penyampaian materi, misalnya membuat beberapa macam inovasi dalam menggunakan media pembelajaran yang dapat menunjang penyampaian materi secara maksimal sehingga dapat mewujudkan tujuan pembelajaran.

Peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan pada berbagai komponen pendidikan antara lain adalah penyempurnaan kurikulum dan menggunakan model pembelajaran, serta bahan ajar yang tepat sesuai dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pendidik harus mempersiapkan perangkat yang harus di laksanakan dalam merencanakan program pembelajaran. Abdul Majid (2008: 21). mengemukakan bahwa perangkat yang harus di persiapkan dalam perencanaan pembelajaran meliputi:

1. Memahami kurikulum,

2. Menguasai bahan ajar,

3. Menyusun program pengajaran,

4. Melaksanakan program pengajaran,

5. Menilai program pengajaran dan hasil proses belajar mengajar yang telah di laksanakan.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan pengembangan terdiri dari lima perangkat yang sangat penting dan perlu adanya pembaharuan atau perkembangan, dan salah satunya adalah menguasai media pembelajaran yang biasa digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Pendidik memerlukan media pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk menggunakan materi pelajaran dengan idenya sendiri yang dapat dipergunakan pada semua mata pelajaran khususnya mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan. Pada pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan, tidak hanya menggunakan metode ceramah dan diskusi, tetapi membutuhkan media pembelajaran dalam menampilkan barang�barang inovasi dan kreatif yang tidak mungkin dibawa ke kelas yang memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang diberikan oleh pendidik.

Teknologi pendidikan berupaya untuk merancang, mengembangkan, dan menggunakan aneka sumber belajar sehingga dapat memudahkan atau memfasilitasi seseorang untuk belajar dimana saja, kapan saja, oleh siapa saja, dan dengan cara apa saja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Menurut Warsita (2008: 21) �Teknologi pembelajaran terdiri dari lima kawasan yaitu kawasan desain, kawasan pengembangan, kawasan pemanfaatan, kawasan pengelolaan, dan kawasan penilaian�. Dari penjelasan tersebut teknologi pendidikan menggunakan produk untuk membantu proses belajar pembelajaran yang mudah dipahami oleh peserta didik.

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Prabumulih, Cara pengajaran guru yang masih bersifat konvensional membuat peserta didik merasa malas dan bosan untuk belajar dan media yang sudah ada masih berbentuk media yang isi materinya panjang dan tidak menarik bagi siswa sehingga minat belajar siswa masih sangat kurang. Contohnya di sini dalam penggunaan slide power point guru terlalu banyak menggunakan teks saja. Oleh karena itu pada penelitian ini penulis melakukan penggunaan media pembelajaran, agar siswa mudah mengerti dalam belajar bukan hanya monoton saja.

Salah satunya menggunakan Flash, Flash merupakan versi lama yang kemudian adanya versi terbaru yaitu macromedia flash 8. Adobe telah mengambil alih dan banyakmenciptakan fungsi dan fitur yang lebih lengkap dari sebelumnya yang dapat menunjang dibuatnya berbagai aplikasi. Macromedia flash 8 mempunyai banyak keunggulan yaitu media ini solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi peserta didik dalam proses pebelajaran. Macromedia flash 8 menjadi solusi bagi pendidik dalam menggunakan dan memberikan materi agar mudah dipahami peserta didik.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka peneliti telah memilih yang mendukung media pembelajaran yaitu Macromedia flash 8 karena menampilkan media pembelajaran yang menarik untuk ditampilkan kepada peserta didik.

Melalui media pembelajaran peserta didik mampu memperoleh berbagai informasi tanpa harus menguras energi, waktu, dan biaya untuk sumber belajar. Media pembelajaran sebagai media alternatif, memberikan stimulus/rangsang pada peserta didik sehingga rasa ingin tahu untuk memahami materi yang diberikan karena ragam bahasa dalamberbeda dengan ragam bahasa dalam buku teks pelajaran yang cenderung kaku dan monoton. Dengan dilengkapi gambar atau foto, teks, audio dan vidio dalam satu kesatuan serta ragam bahasa yang lebih lincah, ringan akan menjadi daya tarik peserta didik. Dengan demikian diharapkan media pembelajaran ini dapat memberikan sumbangsih yang cukup berarti dalam mencerdaskan anak-anak bangsa yang tengah gencar memburu ilmu dibangku sekolah. Dengan kata lain, media pembelajaran ini diharapkan mampu membantu dan meringankan beban pendidik, dalam merangsang minat serta memotivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan lebih interaktif, inspiratif, efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, peneliti tertarik menggunakan media pembelajaran untuk peserta didik SMK kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) semester 1 di SMK Negeri 1 Prabumulih.

Berdasarkan masalah diatas penulis berminat melaksanaan penelitian dan penerapan yang berupa media pembelajaran dengan judul �Pengaruh Media Pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 Dalam Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih�.

Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan pada kelas XI OTKP di SMK Negeri 1 Prabumulih.

Belajar merupakan proses internal kompleks, yang terlibat dalam proses internal adalah seluruh mental yang meliputi ranah-ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Proses belajar yang mengaktualisasikan ranah-ranah tersebut tertuju pada bahan ajar tertentu. Dari segi guru, proses belajar tersebut dapat diamati secara tidak langsung. Artinya proses belajar yang merupakan proses internal siswa tidak dapat diamati, tetapi dipahami oleh guru.

Pengertian belajar dapat ditemukan dalam berbagai sumber atau literature. Menurut Hamalik (2008: 36). ��Belajar adalah memodifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengelaman�. Ada pula pendapat belajar memperoleh pemahaman dengan merangsang indera peserta didik. Indera dapat diaktifkan melalui berbagai metode dengan menggunakan media/alat (Abdullah, 2014: 10). Dengan demikian, belajar adalah perubahan tingkah laku dalam dirinya meliputi perubahan pengetahuan, keterampilan dan nilai sikap seseorang. Perubahan perilaku yang disebabkan oleh interaksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

�����������

METODA PENELITIAN

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif terdiri dari penggunaan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data, serta penampilan yang menunjukan hasilnya. Pendekatan penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai pendekatan penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2017).

Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Prabumulih di jalan M. Yusuf Wahid No. 1, Kelurahan Sukajadi kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, alasan peneliti memilih sekolah ini SMK Negeri 1 Prabumulih karena memiliki fasilitas cukup mendukung media pembelajaran, dengan adanya keterbukaan dari pihak sekolah terutama pendidik terhadap penelitian.

Subjek penelitian ditujukan kepada peserta didik kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Hal ini berkaitan dengan Keefektifan media pembelajaran yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran dan juga berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

HASIL DAN PEMBAHASAN

Analisis Data

Pada penelitian ini, analisis data statistik deskriptif variabel (X) pada media pembelajaran Macromedia Flash 8 mendapatkan data dengan teknik pengambilan data yaitu angket. Dalam proses pembelajaran mulai dari awal pembahasan sampai kegiatan penutup, Peneliti menemukan dengan adanya media yang digunakan dalam pembelajaran bahwa pelaksanaan pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sudah berjalan dengan lancar oleh pendidik sehingga peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan.

Untuk memperoleh data pembelajaran di kelas oleh guru, peneliti membuat angket untuk peserta didik yang terdiri dari 10 pertanyaan yang harus dijawab serta berisi tentang bagaimana proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran macromedia flash 8 di dalam mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.

Pengolahan data dari masing-masing variabel hingga diperoleh gambaran masalah yang diajukan, yaitu Pengaruh Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Dengan menggunakan angket yang terdiri 10 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan dalam 1-10 tentang pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 di dalam pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan pada semester 1 ada 36 siswa.

Peneliti melakukan analisis hasil angket penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa data tentang media pembelajaran macromedia flash 8 memiliki rentang skor 30 sampai 40. Dan hasil analisisnya diperoleh range sebesar 6, panjang kelasnya sebanyak 2. Data tersebut dapat diperoleh dengan bantuan statistika inferensial berupa tabel distribusi frekuensi dan maupun tabel frekuensi data dibutuhkan banyak kelas dan panjang kelas.

Selanjutnya, untuk memperoleh Analisis data statistik deskriptif variabel (Y) pada media pembelajaran Macromedia Flash 8 mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan melalui penilaian formatif. Peneliti memperoleh data gambaran dari hasil pengamatan yang dilakukan mengenai minat belajar kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Menghasilkan kategori cukup baik yang diperoleh hasil belajar siswa sebesar 75, sedangkan skor tertinggi 90, melalui pengambilan data dari penilaian hasil belajar di akhir pembelajaran (Penilaian Formatif) yang telah dilakukan peneliti. Peneliti mengambil data yang dijadikan acuan hasil pembelajaran pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.

Pengujian Persyaratan Analisis Data, Melalui uji coba instrumen penelitian untuk membagikan angket yang telah lulus uji validitas dan reabelitas kepada populasi penelitian. Setelah melakukan penilaian dan menyelesaikan pengisian angket lalu dimasukan dalam tabel persiapan perhitungan untuk dijadikan bahan perhitungan analisis deskriptif. Berikut ini perhitungan rumus analisis deskriptif yaitu:

1)    Analisis Deskriptif Data, Dalam mengetahui presentase Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 Diketahui : dt = 40 � dr = 30

Mencari jumlah kelas inteval

K = 1 + 3,3 log n

K = 1 + 3,3 (log 36)

K = 1 + 3,3 (1,556)

K = 1 + 5,1357

K = 6, 1357 dibulatkan menjadi 6

Mencari Range (Rentang)

R = XmaxXmin

R = 40 � 30

R = 10

 

Menentukan Interval perkelas (Panjang Kelas)

P=

P=

P = 1,67 dibulatkan menjadi 2

Distribusi Frekuensi Variabel X

NO

Nilai

Frekuensi

Prosentase

Kualifikasi

1

40-39

6

17 %

Istimewa

2

38-37

12

33 %

Sangat Baik

3

36-35

9

25 %

Baik sekali

4

34-33

5

14 %

baik

5

32-31

3

8 %

Cukup baik

6

30-29

1

3 %

Cukup

Jumlah

36

100 %

 

Persentase :

P = x 100 %

P = x 100 % = 17 % ������������������������������������������������� P = x 100 % = 14 %

P = x 100 %= 33%�������������������������������������������������� P = x 100 % = 8 %

P = x 100 %= 25%�������������������������������������������������� P = x 100 % = 3 %

Dari hasil di atas, dapat diketahui bahwa Pengaruh media pembelajaran Macromedia flash 8 terhadap minat belajar peserta didik Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih termasuk dalam kriteria tinggi dengan skor 33%.

 

2)      Analisis Deskriptif, mengetahui persentase Minatl Belajar Siswa

Mencari jumlah kelas interval

K = 1 + 3,3 log n

K = 1 + 3,3 (log 36)

K = 1 + 3,3 (1,556)

K = 1 + 5,1357

K = 6, 1357 dibulatkan menjadi 6

Mencari Range (Rentang)

R = XmaxXmin

R = 90 75

R = 15

Menentukan Interval perkelas (Panjang Kelas)

P=

P=

P = 2,5 dibulatkan menjadi 2

Distribusi Frekuensi Variabel Y

NO

Nilai

Frekuensi

Prosentase

Kualifikasi

1

≥ 90

2

6 %

Istimewa

2

87 - 89

8

22 %

Sangat Baik

3

84 - 86

9

25 %

Baik sekali

4

81 - 83

7

19 %

baik

5

78 - 80

5

14 %

Cukup baik

6

75 - 77

5

14 %

Cukup

Jumlah

36

100 %

 

 

Persentase :

P = x 100 %

P = x 100 % = 6 % ��������������������������������������������������� P = x 100 % = 19 %

P = x 100 %= 22%�������������������������������������������������� P = x 100 % = 14 %

P = x 100 %= 25%�������������������������������������������������� P = x 100 % = 14 %

Dari hasil data diatas, dapat diketahui bahwa minat belajar peserta didik kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih termasuk dalam kriteria tinggi, dengan skor 25 %

Dari data yang diperoleh sebelumnya, penelitian berupa data acak yang dapat dibuat dijadikan data yang berkelompok, yaitu data dimasukan kedalam kelas-kelas tertentu yang disebut distribusi frekuensi atau table frekuensi.

Skor hasil Angket Variabel X dalam Grafik Distribusi Frekuensi

Penilaian Formatif di akhir pembelajaran Variabel Y

 

Dalam Distribusi Frekuensi Skor Hasil Akhir

Untuk menguji hipotesis penelitian, maka perlu dilakukan analisis korelasi yang digunakan untuk mengetahui Pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 terhadap minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih, dengan menggunakan rumus korelasi product moment.

=

Keterangan:

rxy : Koefisien korelasi

N : Jumlah subyek/responden/sampel

X : Nilai Variabel X

Y : Nilai Variabel Y

X : Jumlah skor masing-masing item (total)

Y : Jumlah skor seluruh item (total)

∑ : Kuadrat dari skor tiap item

∑ : Kuadrat dari skor total

XY : Jumlah keseluruhan X dikalikan Y

Kemudian data dikumpulkan yang akandiolah terlebih dahulu dan disajikan dalam bentuk tabel guna kepentingan analisa sebagai berikut :

 

Persiapan Perhitungan Uji Korelasi

No.

Nama

X

Y

XY

1

Aldyan Rahmad Pratamah

39

89

1521

7921

3471

2

Alya Sabrina Nathania

36

86

1296

7396

3096

3

Amanda Fitriani

38

88

1444

7744

3344

4

Andini Amidinarti

35

83

1225

6889

2905

5

Anggi Athiyyah Rahmah

36

83

1296

6889

2988

6

Anita

37

86

1369

7396

3182

7

Chatya Yolanda Saqqi

34

78

1156

6084

2652

8

Desi Amanda Putri

29

75

841

5625

2175

9

Dian Eka Ratna Sari

38

89

1444

7921

3382

10

Dina Kusuma Wardana

36

82

1296

6724

2952

11

Dina Riana

33

78

1089

6084

2574

12

Dini Septiani

37

86

1369

7396

3182

13

Dita Pajriani

36

82

1296

6724

2952

14

Grasella Amelia Saputri

32

76

1024

5776

2432

15

Lora Egiska

39

90

1521

8100

3510

16

Marshanda Wulandari

34

78

1156

6084

2652

17

Nada Salsabila

38

86

1444

7396

3268

18

Nassyah Sifani Putri

37

85

1369

7225

3145

19

Natasya Anjelia Putri

35

81

1225

6561

2835

20

Nayla Ramadani

33

77

1089

5929

2541

21

Paldi Aldino

39

87

1521

7569

3393

22

Ponira

39

90

1521

8100

3510

23

Putri Restu Wulandari

38

87

1444

7569

3306

24

Rani Christi Anggraini

37

86

1369

7396

3182

25

Ranty Olyvia

35

80

1225

6400

2800

26

Ratna Amelia

37

84

1369

7056

3108

27

Ratna S

34

79

1156

6241

2686

28

Salsabila Azahra

39

88

1521

7744

3432

29

Selvi Anggraini

36

83

1296

6889

2988

30

Shintya Wulandari

38

87

1444

7569

3306

31

Sinta

31

76

961

5776

2356

32

Tyas Ayu Lestari

37

86

1369

7396

3182

33

Vialinni Rafanda

33

77

1089

5929

2541

34

Wulandari

35

83

1225

6889

2905

35

Yuliany Safitri

37

85

1369

7225

3145

36

Zahradea Agustin

39

89

1521

7921

3471

 

 

1296

3005

46870

251533

108549

 

=

=

=

=

=

= 0,00006852518 dibulatkan (0,00007)

 

Berdasarkan hasil perhitungan korelasi diperoleh sebesar 0,00007 dan setelah dikonsultasikan pada dengan N = 36 rumus yang digunakan (df = n � 2) maka akan menjadi (df = 36 � 2 = 34) taraf signifikasi 5% maka < atau (0,00007) < (0,367). Karena lebih kecil dari nilai , maka berarti bahwa hipotesis nihil (Ho) yang mengemukakanada Pengaruh yang signifikasi antara Pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dengan minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.�. Dinyatakan Diterima. Hal ini ini berarti menolak Hipotesis kerja (Ha) yang mengemukakanada Pengaruh yang signifikan antara pengaruh media pembelajaran terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Prabumulih.�.

 

Pembahasan

Dengan menggunakan Media Macromedia Flash 8 di SMK Negeri 1 Prabumulih pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan dapat diambil kesimpulan bahwa pada saat pembelajaran Pendidikan produk kreatif dan kewirausahaan menggunakan media macromedia flash 8, pendidik berusaha menjalankan tanggung jawabnya untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap media tersebut agar diperoleh nilai di akhir pembelajaran memuaskan, perlu adanya pelaksanaan yang berkualitas dengan konsisten, serta bisa menggunakan potensi peserta didik dalam berinovasi melalui mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan

Kemudian berdasarkan pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dari data hasil angket rentang nilai bersasarkan data tinggi sejumlah 38 yaitu terletak pada interval 38 � 37. Maka media pembelajaran macromedia flash 8 berdasarkan data dan penelitian menunjukan media pembelajaran macromedia flash 8 di SMK Negeri 1 Prabumulih dalam kategoriBaikdengan prosentase 33%.

Selanjutnya, data minat belajar di dalam proses pembelajaran dengan menggunakan penilaian formatif yang dilakukan di akhir pembelajaran pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan Kelas XI diperoleh rentang nilai minat belajar siswa berdasarkan data tertinggi sejumlah 84 yaitu terletak pada interval 84 � 86. Maka pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 berdasarkan data penelitian ditunjukan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih dalam klasifikasi kategoriBaikdengan prosentase 25%.

Setelah mengetahui data yang diketahui dari pengaruh yang signifikasi antara Pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dengan minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Disini peneliti memberikan pembatasan agar tidak melebar dari pembahasan sehingga penelitian sesuai data yang diperoleh. Salah satu ketentuannya tersebut karena beberapa faktor uji sebagai berikut:

Data diuji terkait hubungan antara dua variabel yang mana, yaitu dengan menggunakan perbandingan dengan . Pada data variabel pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 terhadap minat belajar siswa diperoleh . Sebesar 0,00007 dan setelah dikonsultasikan pada dengan N = 36 taraf signifikasi 5% maka < atau (0,00007) < (0,367). Karena Lebih kecil dari nilai , maka berati bahwa hipotesis nihil (Ho) yang mengemukakantidak terdada pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulihdinyatakan diterima. Hal ini berarti menolak Hipotesis pengaruh (Ha) yang mengemukakanTidak ada pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.� Sehingga pada saat penelitian data dapat di hasilkan yang menunjukan penerimaan Ho.

 

KESIMPULAN

Pengaruh media pembelajaran pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian mengenai pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dalam mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis ada pengaruh media macromedia flash 8 terhadap minat belajar pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Asyhar, Rayandra. 2011. Kreatif Menggunakan Media Pembelajaran. Jakarta:Gaung Persada (GP) Press.

 

El, Ihsana Khuluqo. 2017. Belajar dan Pembelajaran; Konsep Dasar, Metode dan Aplikasi Nilai-nilai Spiritualitas dalam Proses Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

Haeruddin. 2017. Membuat Media Presentasi dan Game Quiz Berbasis Flash.

Yogyakarta: Deepublish.

 

Hamalik, Oemar.�� 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara

 

Iskandar, Ranu. 2019. Pedoman Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan. Sukabumi: CV Jejak.

 

Kustandi, Cecep dan Daddy Darmawan. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran; Konsep dan Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran Bagi Pendidik di Sekolah dan Masyarakat. Jakarta: Kencana.

 

Majid, Abdul. 2008. Perencanaan Pembelajaran. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.

 

Nurdin, Ismail dan Sri Hartati. 2019. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

 

Ramadhani, Rahmi, dkk. 2020. Belajar dan Pembelajaran: Konsep dan pengembangan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

 

Rusman. 2017. Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:�� Kencana.

 

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2011. Media Pengajaran (Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo.

 

Sugiyono. 2011. Metode Peneltian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta

 

Unaradjan, Dominikus Dolet. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

 

Wahyono, Teguh. 2006. 36 Jam Belajar Komputer Animasi dengan Macromedia Flash 8. Jakarta: Elex Media Komputindo.

 

Warsita, Bambang, 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan Dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Yaumi, Muhammad. 2018. Media dan Teknologi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

 

 

 

 

Sumber Jurnal

Abdul, Muhammada Khobir Al-Muqtafa. 2019. Penggunaan Media Macromedia Flash 8 dalam Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur�an di Kelas X MM SMK Al Hidayah Wonorejo Pasuruan. Vol 1. 1, 169.

 

Fitri, Jamiatul. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 Pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Vol 1. 1, 31.

 

Lina. 2019. Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IV B SDN 1 Rumak Kecamatan Kediri tahun 2018/2019. Skripsi diterbitkan:Universitas Mataram.

 

Nurrohmah, Isma Rizqi.2020. Pengaruh Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smp Islam Bantarbolang. Jurnal Al-Miskawaih, Volume 1 Nomor 1.

 

Satriaji, Ari Kunto. 2018. Implementasi Media Animasi Macromedia Flash 8 dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Jerman. Yogyakarta. 4.