PENGARUH �MEDIA
PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 DALAM MATA PELAJARAN PRODUK
KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK NEGERI 1 PRABUMULIH
Nuroin
Universitas Terbuka
|
Riwayat Artikel: Received: 03-12-2022 Revised: 11-12-2022 Accepted: 17-12-2022 Keywords:
Learning Media, Macromedia Flash 8, interest to
learn Kata
Kunci: Media Pembelajaran, Macromedia Flash 8, minat belajar. |
|
Abstract This research is entitled "The influence of Macromedia Flash 8
Based Learning Media in Creative Products and Entrepreneurship Subjects at
SMK Negeri 1 Prabumulih" This type of research in this study used
quantitative research. The formulation of the problem in this study is how
the effect of valid learning media and whether there is an effect of
effectiveness on students' learning interest. The subjects of this study were
class XI students of Office Management Automation at SMK Negeri 1 Prabumulih.
This research was conducted in an odd semester (2022/2023). This type of
research is quantitative with observation and questionnaire research methods.
The research sample consisted of two variables, namely variable X with
descriptive analysis of the influence of macromedia flash 8 learning media
and variable Y with descriptive analysis of students' learning interest in
the subject matter of Creative Products and Entrepreneurship. Data collection
was carried out using an instrument in the form of a questionnaire which was
given after the students understood the contents of the macromedia flash 8
learning media. After that the researcher gave question points to see how far
the students obtained learning outcomes effectively, the researcher used a
formative assessment process at the end of the lesson. The results showed
that the use of Macromedia Flash 8 learning media can increase students'
interest in learning, Macromedia Flash 8-based learning has an effective
impact on learning interest of class XI students of Office Management
Automation at SMK Negeri 1 Prabumulih. Based on the results of these data it
can be concluded that the influence of learning media based on Macromedia
Flash 8 is valid and has an effect on effectiveness on students' learning
interest. |
|
|
Abstrak Penelitian ini berjudul �Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis
Macromedia Flash 8 dalam Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1
Prabumulih�. Jenis penelitian
pada penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana
pengaruh media pembelajaran yang valid dan adakah
dampak efektivitas terhadap minat belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta
didik kelas XI Otomatisasi
Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Penelitian
ini dilakukan pada
semester ganjil (2022/2023). Jenis
penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian observasi dan angket. Sample penelitian terdiri dari dua variabel,
yaitu variabel X dengan analisis deskriptif pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dan variabel
Y dengan analisis deskriptif minat belajar siswa pada mapel Pelajaran Produk Kreatif dan
Kewirausahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket yang diberikan setelah siswa memahami isi dari media pembelajaran macromedia flash 8. Setelah
itu peneliti memberikan point-point pertanyaan untuk melihat sejauh mana peserta didik memperoleh hasil belajar dengan efektif, peneliti menggunakan proses penilaian formatif di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran Macromedia Flash 8 dapat
meningkatkan minat belajar peserta didik, pembelajaran berbasis
Macromedia Flash 8 memiliki dampak
efektivitas terhadap minat belajar peserta didik kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1
Prabumulih. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaruh media pembelajaran berbasis
Macromedia Flash 8 valid dan memiliki dampak efektivitas terhadap minat belajar peserta didik. |
Corresponding Author:
Nuroin�
E-mail:
[email protected]
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan
proses pengembangan daya nalar, keterampilan, dan moralitas kehidupan pada potensi yang dimiliki oleh setiap manusia. Melalui pendidikan pula berbagai aspek dikembangkan, tidak terkecuali masalah dalam proses belajar pun perlu diselaraskan dan distabilkan agar kondisi belajar tercipta sesuai dengan tujuan
yang dicapai.
Hamalik (2008: 3)
mengemukakan bahwa �Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi peserta didik supaya
mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin
dengan lingkungannya, dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara kuat��
dalam kehidupan masyarakat�.
�Sekolah menjadi pusat pendidikan untuk dapat memberikan
pengalaman belajar kepada para siswa dan tempat di mana dilakukannya kegiatan belajar secara formal. Oleh sebab itu sekolah diharapkan
mampu melaksanakan fungsi pendidikan secara optimal, yakni menggunakan kemampuan serta meningkatkan mutu untuk mewujudkan
tujuan nasional dan kemajuan bangsa melalui proses pendidikan. Dengan pendidikan manusia berusaha menggunakan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi akibat adanya kemajuan
ilmu pengembangan dan teknologi.
Dalam upaya
meningkatkan minat belajar peserta didik, merupakan Komponen Standar
Pembelajaran kurikulum 2013 bahwa pembelajaran dilaksanakan bersama peserta
didik dengan metode interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, kreatif inovatif
dan memotivasi peserta didik. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidik
diharapkan mampu dalam menguasai� mata
pelajaran. Pendidik dapat memanfaatkan
dalam penyampaian materi, misalnya membuat beberapa macam inovasi dalam
menggunakan media pembelajaran yang dapat menunjang penyampaian materi secara maksimal sehingga dapat mewujudkan tujuan pembelajaran.
Peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan pada berbagai komponen pendidikan antara lain adalah penyempurnaan kurikulum dan menggunakan model pembelajaran, serta bahan ajar yang tepat sesuai dengan
perkembangan teknologi pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa pendidik
harus mempersiapkan perangkat yang harus di laksanakan dalam merencanakan
program pembelajaran. Abdul Majid (2008: 21). mengemukakan bahwa perangkat yang
harus di persiapkan dalam perencanaan pembelajaran meliputi:
1. Memahami kurikulum,
2. Menguasai bahan ajar,
3. Menyusun program pengajaran,
4. Melaksanakan program pengajaran,
5. Menilai program pengajaran dan hasil proses belajar
mengajar yang telah di laksanakan.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan pengembangan terdiri dari lima perangkat yang sangat penting dan perlu adanya pembaharuan atau perkembangan, dan salah satunya adalah menguasai
media pembelajaran yang biasa digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Pendidik memerlukan media pembelajaran
yang menarik dan interaktif untuk menggunakan materi pelajaran dengan idenya
sendiri yang dapat dipergunakan pada semua mata pelajaran khususnya mata
pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan. Pada pelajaran produk kreatif dan
kewirausahaan, tidak hanya menggunakan metode ceramah dan diskusi, tetapi
membutuhkan media pembelajaran dalam menampilkan barang�barang inovasi dan
kreatif yang tidak mungkin dibawa ke kelas yang memudahkan peserta didik dalam
memahami materi yang diberikan oleh pendidik.
Teknologi pendidikan berupaya untuk merancang, mengembangkan, dan menggunakan aneka sumber belajar
sehingga dapat memudahkan atau memfasilitasi seseorang untuk belajar dimana
saja, kapan saja, oleh siapa saja, dan dengan cara apa saja
yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Menurut Warsita (2008: 21) �Teknologi pembelajaran terdiri dari lima kawasan yaitu kawasan
desain, kawasan pengembangan, kawasan pemanfaatan, kawasan pengelolaan, dan kawasan penilaian�. Dari penjelasan tersebut teknologi
pendidikan menggunakan produk untuk membantu proses belajar pembelajaran yang
mudah dipahami oleh peserta didik.
Berdasarkan hasil observasi yang telah
dilakukan di SMK Negeri 1 Prabumulih, Cara pengajaran guru yang masih bersifat konvensional membuat peserta didik merasa
malas dan bosan untuk belajar dan media yang sudah ada masih
berbentuk media yang isi materinya panjang dan tidak menarik bagi siswa
sehingga minat belajar siswa masih sangat kurang. Contohnya di sini dalam
penggunaan slide power point guru terlalu banyak menggunakan teks saja. Oleh
karena itu pada penelitian ini penulis melakukan penggunaan media pembelajaran,
agar siswa mudah mengerti dalam belajar bukan hanya monoton saja.
Salah satunya menggunakan Flash, Flash merupakan versi lama yang
kemudian adanya versi terbaru yaitu macromedia
flash 8. Adobe telah mengambil alih dan banyak� menciptakan fungsi dan fitur yang lebih
lengkap dari sebelumnya yang dapat menunjang dibuatnya berbagai aplikasi. Macromedia flash 8 mempunyai banyak
keunggulan yaitu media ini solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi
peserta didik dalam proses pebelajaran. Macromedia
flash 8 �menjadi solusi bagi pendidik
dalam menggunakan dan memberikan materi agar mudah dipahami peserta didik.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka
peneliti telah memilih yang mendukung media pembelajaran yaitu Macromedia flash 8 karena menampilkan
media pembelajaran yang menarik untuk ditampilkan kepada peserta didik.
Melalui media pembelajaran peserta didik
mampu memperoleh berbagai informasi tanpa harus menguras energi, waktu, dan
biaya untuk sumber belajar. Media pembelajaran sebagai media alternatif,
memberikan stimulus/rangsang pada peserta didik sehingga rasa ingin tahu untuk
memahami materi yang diberikan karena ragam bahasa dalam� berbeda dengan ragam bahasa dalam buku teks
pelajaran yang cenderung kaku dan monoton. Dengan dilengkapi gambar atau foto,
teks, audio dan vidio dalam satu kesatuan serta ragam bahasa yang lebih lincah,
ringan akan menjadi daya tarik peserta didik. Dengan demikian diharapkan media
pembelajaran ini dapat memberikan sumbangsih yang cukup berarti dalam
mencerdaskan anak-anak bangsa yang tengah gencar memburu ilmu dibangku sekolah.
Dengan kata lain, media pembelajaran ini diharapkan mampu membantu dan
meringankan beban pendidik, dalam merangsang minat serta memotivasi peserta
didik dalam kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan lebih interaktif, inspiratif,
efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, peneliti tertarik menggunakan media
pembelajaran untuk peserta didik SMK kelas XI Otomatisasi Tata Kelola
Perkantoran (OTKP) semester 1 di SMK Negeri 1 Prabumulih.
Berdasarkan masalah diatas penulis berminat melaksanaan penelitian dan penerapan yang berupa media pembelajaran dengan judul �Pengaruh Media Pembelajaran berbasis Macromedia Flash 8 Dalam Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1
Prabumulih�.
Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh media
pembelajaran berbasis Macromedia Flash
8 pada Mata Pelajaran Produk Kreatif
dan Kewirausahaan pada kelas XI OTKP
di SMK Negeri 1 Prabumulih.
Belajar merupakan proses internal kompleks,
yang terlibat dalam proses
internal adalah seluruh
mental yang meliputi ranah-ranah
kognitif, afektif dan psikomotorik. Proses belajar yang
mengaktualisasikan ranah-ranah
tersebut tertuju pada bahan ajar tertentu. Dari segi guru, proses belajar tersebut dapat diamati secara tidak langsung. Artinya proses belajar yang merupakan proses internal siswa tidak dapat diamati,
tetapi dipahami oleh guru.
Pengertian belajar dapat ditemukan
dalam berbagai sumber atau literature. Menurut Hamalik (2008: 36). ��Belajar adalah memodifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengelaman�. Ada pula pendapat belajar memperoleh pemahaman dengan merangsang indera peserta didik. Indera dapat
diaktifkan melalui berbagai metode dengan menggunakan media/alat (Abdullah, 2014: 10). Dengan demikian, belajar adalah perubahan tingkah laku dalam dirinya
meliputi perubahan pengetahuan, keterampilan dan nilai sikap seseorang. Perubahan perilaku yang disebabkan oleh interaksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
�����������
METODA PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif terdiri dari penggunaan angka, mulai
dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data, serta penampilan yang
menunjukan hasilnya. Pendekatan penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai pendekatan penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel
tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji
hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2017).
Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Prabumulih di jalan M. Yusuf Wahid No. 1,
Kelurahan Sukajadi kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Provinsi Sumatera
Selatan, alasan peneliti memilih sekolah ini SMK Negeri 1 Prabumulih karena memiliki fasilitas cukup mendukung media pembelajaran, dengan adanya keterbukaan
dari pihak sekolah terutama pendidik terhadap penelitian.
Subjek penelitian ditujukan kepada peserta didik kelas XI Otomatisasi
Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Hal ini berkaitan dengan
Keefektifan media pembelajaran
yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran dan
juga berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
HASIL DAN PEMBAHASAN
Analisis Data
Pada penelitian ini, analisis
data statistik deskriptif variabel (X) pada media pembelajaran Macromedia Flash 8 mendapatkan data
dengan teknik pengambilan data yaitu angket. Dalam proses pembelajaran mulai
dari �awal pembahasan sampai kegiatan penutup, Peneliti menemukan dengan adanya media yang digunakan dalam pembelajaran bahwa pelaksanaan pembelajaran Produk Kreatif
dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sudah berjalan dengan lancar oleh pendidik sehingga peserta didik dapat
dengan mudah memahami materi yang disampaikan.
Untuk memperoleh data pembelajaran
di kelas oleh guru, peneliti membuat angket
untuk peserta didik yang terdiri dari 10 pertanyaan yang harus dijawab serta berisi tentang bagaimana proses pembelajaran
menggunakan media pembelajaran
macromedia flash 8 di dalam mata pelajaran Produk Kreatif
dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI
Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.
Pengolahan data dari masing-masing variabel
hingga diperoleh gambaran masalah yang diajukan, yaitu Pengaruh Media Pembelajaran Macromedia
Flash 8 mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas
Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK
Negeri 1 Prabumulih. Dengan
menggunakan angket yang terdiri 10 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan dalam
1-10 tentang pengaruh media
pembelajaran macromedia
flash 8 di dalam pembelajaran
Produk Kreatif dan Kewirausahaan pada semester 1
ada 36 siswa.
Peneliti melakukan analisis hasil angket penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa data tentang media
pembelajaran macromedia flash 8 memiliki rentang skor 30 sampai 40. Dan hasil analisisnya diperoleh range sebesar 6, panjang kelasnya sebanyak 2. Data tersebut dapat diperoleh dengan bantuan statistika inferensial berupa tabel distribusi
frekuensi dan maupun tabel frekuensi data dibutuhkan banyak kelas dan panjang kelas.
Selanjutnya, untuk memperoleh Analisis data statistik deskriptif variabel (Y) pada media pembelajaran Macromedia
Flash 8 mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan melalui �penilaian formatif. Peneliti memperoleh data gambaran dari hasil pengamatan
yang dilakukan mengenai
minat belajar kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.
Menghasilkan kategori cukup baik yang diperoleh hasil belajar siswa sebesar
75, sedangkan skor tertinggi 90, melalui pengambilan data dari penilaian hasil belajar di akhir pembelajaran (Penilaian Formatif) yang telah dilakukan peneliti. Peneliti
mengambil data yang dijadikan
acuan hasil pembelajaran pada mata pelajaran Produk Kreatif
dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI
Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.
Pengujian Persyaratan Analisis
Data, Melalui uji coba instrumen penelitian untuk membagikan angket yang telah lulus uji validitas dan reabelitas kepada populasi penelitian. Setelah melakukan penilaian dan menyelesaikan pengisian angket lalu dimasukan dalam tabel persiapan
perhitungan untuk dijadikan bahan perhitungan analisis deskriptif. Berikut ini perhitungan rumus analisis deskriptif yaitu:
1) Analisis Deskriptif Data, Dalam mengetahui presentase
Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 Diketahui :
dt = 40 � dr = 30
�Mencari jumlah kelas inteval
K =
1 + 3,3 log n
K =
1 + 3,3 (log 36)
�K = 1 + 3,3 (1,556)
K =
1 + 5,1357
K =
6, 1357 dibulatkan menjadi
6
Mencari Range (Rentang)
R = Xmax � Xmin
R =
40 � 30
R =
10
Menentukan Interval perkelas (Panjang Kelas)
P=
P=
P = 1,67 dibulatkan menjadi 2
Distribusi Frekuensi Variabel X
|
NO |
Nilai |
Frekuensi |
Prosentase |
Kualifikasi |
|
1 |
40-39 |
6 |
17 % |
Istimewa |
|
2 |
38-37 |
12 |
33 % |
Sangat Baik |
|
3 |
36-35 |
9 |
25 % |
Baik sekali |
|
4 |
34-33 |
5 |
14 % |
baik |
|
5 |
32-31 |
3 |
8 % |
Cukup baik |
|
6 |
30-29 |
1 |
3 % |
Cukup |
|
Jumlah |
36 |
100 % |
|
|
Persentase :
P =
P =
P =
P =
Dari hasil di
atas, dapat diketahui bahwa Pengaruh media pembelajaran
Macromedia flash 8 terhadap minat belajar peserta didik Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas
Kekayaan Intelektual (HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK
Negeri 1 Prabumulih termasuk
dalam kriteria tinggi dengan skor
33%.
2) Analisis Deskriptif, mengetahui persentase Minatl Belajar Siswa
Mencari jumlah kelas
interval
K = 1 + 3,3 log n
K = 1 + 3,3 (log 36)
�K = 1 + 3,3 (1,556)
K = 1 + 5,1357
K = 6, 1357 dibulatkan menjadi 6
Mencari Range (Rentang)
R = Xmax
� Xmin
R = 90� � 75
R = 15
Menentukan Interval perkelas (Panjang Kelas)
P=
P=
P = 2,5 dibulatkan menjadi 2
Distribusi Frekuensi Variabel Y
|
NO |
Nilai |
Frekuensi |
Prosentase |
Kualifikasi |
|
1 |
≥ 90 |
2 |
6 % |
Istimewa |
|
2 |
87 - 89 |
8 |
22 % |
Sangat Baik |
|
3 |
84 - 86 |
9 |
25 % |
Baik sekali |
|
4 |
81 - 83 |
7 |
19 % |
baik |
|
5 |
78 - 80 |
5 |
14 % |
Cukup baik |
|
6 |
75 - 77 |
5 |
14 % |
Cukup |
|
Jumlah |
36 |
100 % |
|
|
Persentase :
P =
P =
P =
P =
Dari hasil
data diatas, dapat diketahui bahwa minat belajar peserta didik kelas
XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK
Negeri 1 Prabumulih termasuk
dalam kriteria tinggi, dengan skor 25 %
Dari data yang
diperoleh sebelumnya, penelitian berupa data acak
yang dapat dibuat dijadikan data yang berkelompok, yaitu data dimasukan kedalam kelas-kelas tertentu yang disebut distribusi frekuensi atau table frekuensi.
Skor hasil Angket Variabel
X �dalam Grafik Distribusi Frekuensi
Penilaian Formatif di akhir pembelajaran Variabel Y
�
Dalam Distribusi Frekuensi Skor Hasil Akhir
Untuk menguji hipotesis penelitian, maka perlu dilakukan analisis korelasi yang digunakan untuk
mengetahui Pengaruh media pembelajaran macromedia
flash 8 terhadap minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri
1 Prabumulih, dengan menggunakan rumus korelasi product
moment.
Keterangan:
rxy : Koefisien korelasi
N : Jumlah subyek/responden/sampel
X : Nilai Variabel X
Y : Nilai Variabel Y
∑X : Jumlah skor
masing-masing item (total)
∑Y : Jumlah skor
seluruh item (total)
∑
: Kuadrat dari skor tiap
item
∑
: Kuadrat dari skor total
∑XY : Jumlah keseluruhan
X dikalikan Y
Kemudian data
dikumpulkan yang akan� diolah terlebih dahulu dan disajikan dalam bentuk tabel guna
kepentingan analisa sebagai berikut :
Persiapan Perhitungan Uji Korelasi
|
No. |
Nama |
X |
Y |
|
|
XY |
|
1 |
Aldyan Rahmad Pratamah |
39 |
89 |
1521 |
7921 |
3471 |
|
2 |
Alya Sabrina
Nathania |
36 |
86 |
1296 |
7396 |
3096 |
|
3 |
Amanda Fitriani |
38 |
88 |
1444 |
7744 |
3344 |
|
4 |
Andini Amidinarti |
35 |
83 |
1225 |
6889 |
2905 |
|
5 |
Anggi Athiyyah Rahmah |
36 |
83 |
1296 |
6889 |
2988 |
|
6 |
Anita |
37 |
86 |
1369 |
7396 |
3182 |
|
7 |
Chatya Yolanda Saqqi |
34 |
78 |
1156 |
6084 |
2652 |
|
8 |
Desi Amanda Putri |
29 |
75 |
841 |
5625 |
2175 |
|
9 |
Dian Eka Ratna Sari |
38 |
89 |
1444 |
7921 |
3382 |
|
10 |
Dina Kusuma Wardana |
36 |
82 |
1296 |
6724 |
2952 |
|
11 |
Dina Riana |
33 |
78 |
1089 |
6084 |
2574 |
|
12 |
Dini Septiani |
37 |
86 |
1369 |
7396 |
3182 |
|
13 |
Dita Pajriani |
36 |
82 |
1296 |
6724 |
2952 |
|
14 |
Grasella Amelia Saputri |
32 |
76 |
1024 |
5776 |
2432 |
|
15 |
Lora Egiska |
39 |
90 |
1521 |
8100 |
3510 |
|
16 |
Marshanda Wulandari |
34 |
78 |
1156 |
6084 |
2652 |
|
17 |
Nada Salsabila |
38 |
86 |
1444 |
7396 |
3268 |
|
18 |
Nassyah Sifani Putri |
37 |
85 |
1369 |
7225 |
3145 |
|
19 |
Natasya Anjelia Putri |
35 |
81 |
1225 |
6561 |
2835 |
|
20 |
Nayla Ramadani |
33 |
77 |
1089 |
5929 |
2541 |
|
21 |
Paldi Aldino |
39 |
87 |
1521 |
7569 |
3393 |
|
22 |
Ponira |
39 |
90 |
1521 |
8100 |
3510 |
|
23 |
Putri Restu Wulandari |
38 |
87 |
1444 |
7569 |
3306 |
|
24 |
Rani Christi Anggraini |
37 |
86 |
1369 |
7396 |
3182 |
|
25 |
Ranty Olyvia |
35 |
80 |
1225 |
6400 |
2800 |
|
26 |
Ratna Amelia |
37 |
84 |
1369 |
7056 |
3108 |
|
27 |
Ratna S |
34 |
79 |
1156 |
6241 |
2686 |
|
28 |
Salsabila Azahra |
39 |
88 |
1521 |
7744 |
3432 |
|
29 |
Selvi Anggraini |
36 |
83 |
1296 |
6889 |
2988 |
|
30 |
Shintya Wulandari |
38 |
87 |
1444 |
7569 |
3306 |
|
31 |
Sinta |
31 |
76 |
961 |
5776 |
2356 |
|
32 |
Tyas Ayu
Lestari |
37 |
86 |
1369 |
7396 |
3182 |
|
33 |
Vialinni Rafanda |
33 |
77 |
1089 |
5929 |
2541 |
|
34 |
Wulandari |
35 |
83 |
1225 |
6889 |
2905 |
|
35 |
Yuliany Safitri |
37 |
85 |
1369 |
7225 |
3145 |
|
36 |
Zahradea Agustin |
39 |
89 |
1521 |
7921 |
3471 |
|
|
|
1296 |
3005 |
46870 |
251533 |
108549 |
Berdasarkan hasil perhitungan korelasi diperoleh sebesar 0,00007 dan setelah dikonsultasikan pada dengan N =
36 rumus yang digunakan (df = n � 2) maka akan menjadi (df
= 36 � 2 = 34) taraf signifikasi 5% maka < atau (0,00007) <
(0,367). Karena lebih kecil
dari nilai , maka berarti
bahwa hipotesis nihil (Ho)
yang mengemukakan �ada Pengaruh yang signifikasi antara Pengaruh media pembelajaran macromedia
flash 8 dengan minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.�. Dinyatakan Diterima.
Hal ini ini berarti menolak Hipotesis kerja (Ha) yang mengemukakan �ada Pengaruh yang signifikan antara pengaruh media pembelajaran terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 1 Prabumulih.�.
Pembahasan
Dengan
menggunakan �Media Macromedia Flash 8 di SMK Negeri 1 Prabumulih pada mata pelajaran produk
kreatif dan kewirausahaan dapat
diambil kesimpulan bahwa pada saat pembelajaran Pendidikan produk kreatif dan kewirausahaan menggunakan media macromedia
flash 8, pendidik berusaha menjalankan tanggung jawabnya untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap media tersebut
agar diperoleh nilai di akhir pembelajaran memuaskan, perlu adanya pelaksanaan yang berkualitas dengan konsisten, serta bisa menggunakan potensi peserta didik dalam berinovasi melalui mata
pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan
Kemudian berdasarkan pengaruh
media pembelajaran macromedia flash 8 dari data hasil angket rentang nilai bersasarkan
data tinggi sejumlah 38 yaitu terletak pada interval 38 �
37. Maka media pembelajaran macromedia flash 8 berdasarkan data dan penelitian menunjukan media pembelajaran macromedia
flash 8 di SMK Negeri 1 Prabumulih dalam kategori �Baik� dengan prosentase 33%.
Selanjutnya, data minat belajar di dalam
proses pembelajaran dengan menggunakan penilaian formatif yang dilakukan di akhir pembelajaran pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan Kelas XI diperoleh rentang nilai minat belajar siswa berdasarkan
data tertinggi sejumlah 84 yaitu terletak pada interval 84 �
86. Maka pengaruh media pembelajaran macromedia
flash 8 berdasarkan data penelitian ditunjukan terhadap
minat belajar siswa pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan materi Hak
Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK
Negeri 1 Prabumulih dalam
klasifikasi kategori �Baik� dengan prosentase
25%.
Setelah
mengetahui data yang diketahui dari pengaruh yang
signifikasi antara Pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dengan minat belajar siswa kelas XI Otomatisasi
Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih. Disini peneliti
memberikan pembatasan agar tidak melebar dari
pembahasan sehingga
penelitian sesuai data yang diperoleh. Salah satu
ketentuannya tersebut karena beberapa faktor uji sebagai berikut:
Data diuji terkait hubungan
antara dua variabel yang mana, yaitu dengan menggunakan perbandingan
KESIMPULAN
Pengaruh
media pembelajaran pada Mata
Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan materi Hak Atas Kekayaan Intelektual
(HAKI) kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Prabumulih.
�yang bertujuan
untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan menggunakan media
pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian
dan pembahasan hasil penelitian mengenai pengaruh media pembelajaran macromedia flash 8 dalam
mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis ada pengaruh
media macromedia flash 8 terhadap minat belajar pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK Negeri 1 Prabumulih
DAFTAR PUSTAKA
Asyhar,
Rayandra. 2011. Kreatif Menggunakan Media
Pembelajaran. Jakarta:Gaung Persada (GP) Press.
El, Ihsana
Khuluqo. 2017. Belajar dan Pembelajaran;
Konsep Dasar, Metode dan Aplikasi Nilai-nilai Spiritualitas dalam Proses Pembelajaran.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Haeruddin.
2017. Membuat Media Presentasi dan Game
Quiz Berbasis Flash.
Yogyakarta:
Deepublish.
Hamalik,
Oemar.�� 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Iskandar,
Ranu. 2019. Pedoman Penilaian Hasil
Belajar Peserta Didik SMK Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan pada Mata
Pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan.
Sukabumi: CV Jejak.
Kustandi,
Cecep dan Daddy Darmawan. 2020. Pengembangan
Media Pembelajaran; Konsep dan Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran Bagi
Pendidik di Sekolah dan Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Majid, Abdul.
2008. Perencanaan Pembelajaran.
Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Nurdin,
Ismail dan Sri Hartati. 2019. Metodologi
Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.
Ramadhani,
Rahmi, dkk. 2020. Belajar dan
Pembelajaran: Konsep dan pengembangan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Rusman. 2017.
Belajar dan Pembelajaran Berorientasi
Standar Proses Pendidikan. Jakarta:��
Kencana.�
Sudjana, Nana
dan Ahmad Rivai. 2011. Media Pengajaran
(Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono.
2011. Metode Peneltian Kuantitatif,
Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta
Unaradjan,
Dominikus Dolet. 2019. Metode Penelitian
Kuantitatif. Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Wahyono,
Teguh. 2006. 36 Jam Belajar Komputer
Animasi dengan Macromedia Flash 8. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Warsita,
Bambang, 2008. �Teknologi Pembelajaran Landasan Dan
Aplikasinya. Jakarta: Rineka
Cipta.
Yaumi,
Muhammad. 2018. Media dan Teknologi
Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sumber Jurnal
Abdul,
Muhammada Khobir Al-Muqtafa. 2019. Penggunaan
Media Macromedia Flash 8 dalam Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur�an di Kelas X MM
SMK Al Hidayah Wonorejo Pasuruan. Vol 1. 1, 169.
Fitri,
Jamiatul. 2019. Pengembangan Media
Pembelajaran Macromedia Flash 8 Pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI IPS 1 SMA
Negeri 1 Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Vol 1. 1, 31.
Lina. 2019. Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis
Macromedia Flash terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IV B SDN 1 Rumak
Kecamatan Kediri tahun 2018/2019. Skripsi diterbitkan:Universitas Mataram.
Nurrohmah,
Isma Rizqi.2020. Pengaruh Media Pembelajaran Macromedia Flash 8 Terhadap Hasil Belajar
Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smp Islam Bantarbolang. Jurnal
Al-Miskawaih, Volume 1 Nomor 1.
Satriaji, Ari
Kunto. 2018. Implementasi Media Animasi
Macromedia Flash 8 dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Jerman.
Yogyakarta. 4.